pencurian tisu toilet kuil di cina (foto: timlo.net)
pencurian tisu toilet kuil di cina (foto: timlo.net)

Cegah Pencuri Tisu, Kamar Mandi Kuil Ini Pakai Sensor Pengenal Wajah

pencurian tisu toilet kuil di cina (foto: timlo.net)
pencurian tisu toilet kuil di cina (foto: timlo.net)

INSPIRADATA. Ide petugas kuil di Cina dalam mencegah pencurian tisu kamar mandi ini cukup unik dan keren.

Pasalnya, para pengurus Kuil Surga, di Cina memasang alat pengenal wajah di kamar mandi. Alat ini diuji coba selama dua minggu ini dan jika masyarakat tidak menyukainya, pengurus akan mencabut peralatan itu.

Dilansir timlo. Net, alasan pengurus kuil membuat pengamanan ketat itu bukan tanpa alasan yang tidak jelas. Sebab tisu toilet seringkali hilang dalam jumlah yang mengejutkan.

Usut demi usut, para penduduk lokal yang sering memakai kamar mandi di kuil seringkali mengambil tisu sebanyak yang mereka bisa. Jumlah tisu yang hilang bisa mencapai 30 gulung per kamar mandi. Rupanya para penduduk datang membawa tas supaya bisa memasukkan tisu sebanyak mungkin.

Untuk mengatasi masalah ini, alat pengenal wajah ini dipasang di tiga kamar mandi. Saat seorang turis atau penduduk lokal ingin memakai kertas toilet, mereka perlu berdiri di depan kamera alat itu. Alat itu lantas akan merekam wajah mereka. Setelah itu mereka akan diberi tisu sepanjang 60 cm.

Untuk mencegah orang yang sama mengambil tisu lagi, mesin itu diprogram hanya memberikan tisu kepada orang yang sama setiap 9 menit. Beberapa pekerja ditempatkan untuk menolong jika ada orang yang kesulitan memakai alat ini.

Wah-wah sungguh brilian ide dari pengurus kuil di Cina ini ya? Jadi ingat kata-kata Bang Napi, bahwa kejahatan itu bukan hanya karena niat dari pelakunya tapi karena ada kesempatan. Waspadalah…waspadalah! []


Artikel Terkait :

About Irah Wati

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *