Unik, Informatif , Inspiratif

Daun Tumbuhan ‘Super’ Deteksi Bom

0

tanaman-bayam-superINSPIRADATA. Sayuran hijau yang sering menghiasi meja makan keluarga Indonesia, salah satunya adalah bayam. Sayuran yang satu ini memang dikenal kaya serat dan kaya manfaat. Dalam sebuah film animasi berjudul Popaye The Sailor Man, Bayam dijadikan sebagai makanan ajaib yang mampu mengubah Popaye menjadi seseorang berkekuatan super.  Tapi, Apakah benar sebuah tanaman bisa menghasilkan kekuatan super semacam itu?

Selain, manfaat bagi kesehatan. daun pada tumbuhan ternyata juga dapat dimanfaatkan untuk beragam hal, termasuk menghasilkan kekuatan ‘super’ yang mungkin belum pernah terbayangkan.  Dengan melibatkan teknologi canggih, tidak menutup kemungkinan sehelai daun pada tumbuhan seperti bayam sekalipun mampu menghasilkan sesuatu yang ‘super’ tadi.

Beberapa waktu lalu, Ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) telah menciptakan bayam bionik yang bisa mendeteksi bahan peledak dan memberikan peringatan.  Penemuan ini dipaparkan di jurnal Nature Materials.

Ilmuwan itu menjelaskan bagaimana mereka mengubah tanaman menjadi mesin pengendus bom. Semua berkat silinder kecil pada karbon yang bisa mendeteksi nitroaromatics. Nitroaromtics adalah bahan kimia yang biasa digunakan dalam bahan peledak.

Telah diketahui bersama bahwa tanaman pada dasarnya bisa menyerap udara dan air dari tanah di sekitarnya. Nah, silinder mini tadi akan mengenali nitroaromatics apapun dan mulai mengeluarkan sinyal fluorescent. Sinyal ini nantinya akan ditangkap oleh kamera inframerah dan dikirimkan ke komputer atau smartphone. Perangkat teknologi ini kemudian mengirimkan pesan kepada pengguna melalui email.

Sebenarnya, teknologi ini bukan hanya dapat diterapkan pada tumbuhan bayam saja, “Kita bisa mengaplikasikan teknik ini pada tanaman apapun,” kata Michael Strano, ahli teknik kimia dari MIT, seperti dilansir media.

Tanaman sangat bagus menjadi indikator dalam memonitor lingkungan. Jaringan akar yang ekstensif dan sistem transport internalnya, membuatnya secara konstan menyerap air dan apapun yang ada di dalam tanah dan mengirimkannya ke daun. Tapi masalahnya adalah tumbuhan tak bisa bicara pada manusia tentang apa yang mereka temukan. Jadi, Strano dan timnya mengembangkan sensor nano yang sangat kecil, yang terbuat dari karbon.

Sensor inilah yang didesain untuk sensitif pada senyawa berbahaya tertentu. Mereka bisa mendeteksi nitric oxide (polutan yang diproduksi oleh pembakaran), hidrogen peroksida, TNT, dan gas sarin, bahan kimia tak berbau tak berwarna yang bisa melumpuhkan sistem syaraf kita dan digunakan sebagai senjata kimia. Caranya adalah dengan membalur daun dengan larutan penuh sensor yang nantinya akan diserap daun. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline