Pasturi (foto: ABC)

Demi Dapatkan Uang Asuransi dan Hindari Tagihan, Pasturi Ini Berani Bakar Rumah Sewanya

Tingkah pasangan suami istri di Adelaide, Australia Selatan ini berdampak fatal. Demi mendapatkan uang asuransi dan terbebas dari tagihan, mereka berani meledakkan rumah yang tengah disewanya. Hingga diadili dan dituduh tindak pidana kepolisian.

Krzysztof Kuchar, 48 tahun dan Sarah Kuchar, 42 tahun, keduanya dituduh melakukan pembakaran setelah sebuah rumah sewa yang mereka miliki di Falcon Street, Holden Hill, di timur utara Adelaide, diledakkan dan dirusak hingga menjadi reruntuhan.

Pengadilan setempat mendapatkan keterangan, bensin telah dituangkan ke seluruh bagian rumah hingga terjadi ledakan yang begitu kuat sampai merusak sejumlah barang di jalanan sekitarnya.

Dalam pidato pembukaannya, Jaksa Kosmas Lesses mengatakan seorang pria yang berada di sebuah pesta di dekat properti itu mendengar suara ledakan pada dini hari dan melihat seorang pria terluka yang merangkak keluar dari reruntuhan.

“Dalam berkas penuntutan, pria yang merangkak keluar dari reruntuhan dan berlari ke mobil itu adalah terdakwa, Krzysztof Kuchar,” katanya baru-baru ini.

Jaksa Kosmas Lesses mengatakan, karena ledakan tersebut, bagian dari tulang kaki Kuchar menonjol keluar dari kulitnya dan pria tersebut langsung membawa mobilnya yang diparkir di bagian depan rumah. Dia mengatakan bahwa Sarah Kuchar berada di kursi pengemudi mobil dan dua orang anak dan kedua pasangan itu berada di kursi belakang.

Dalam berkas penuntutan, pasangan suami dan isteri Kuchar tidak hanya [kebetulan] melewati daerah tersebut, mereka juga tidak berada di sana untuk tujuan yang tidak berdosa, “kata Lesses.

“Mereka ada di sana karena mereka membuat keputusan bodoh untuk membakar properti investasinya dengan maksud mengklaim polis asuransi.”

“Tuan Kuchar adalah orang yang membakar properti itu, atau malah menyebabkannya meledak, sementara istrinya memainkan peran klasik sebagai pengemudi saat kabur.”

Kata Kosmas Lesses, alih-alih memanggil ambulans atau mengemudi ke rumah sakit terdekat, pasangan tersebut malah melanjutkan berkendara lebih dari 800 kilometer ke negara bagian Victoria, di mana mereka kemudian mencari bantuan medis di Wangaratta.

“Jika tuan Kuchar tidak melakukan kesalahan, jika dia berada di tempat yang salah pada waktu yang salah, mengapa Nyonya Kuchar mengantarnya sampai ke Wangaratta untuk mendapatkan perawatan medis?” Katanya.

“Tindakan melarikan diri dari TKP ini juga dilakukan karena kesadaran akan rasa bersalah.”

Pengadilan juga mendengar keterangan, Krzysztof Kuchar mengatakan kepada dokter di rumah sakit di Wangaratta bahwa dia telah melukai kakinya dalam kecelakaan sepeda motor.

Pengadilan juga mendengar dia mengatakan kepada polisi bahwa dia pergi ke rumah pada malam terjadinya ledakan untuk mengganti kunci di salah satu pintu karena dia telah mengalami masalah dengan penyewa yang baru saja pindah.

Kosmas lesses mengatakan di persidangan kalau kunci rumah tersebut ditemukan di mobil pasangan tersebut.

“Dalam berkas penuntutan, kunci itu dibeli sebagai penjelasan palsu jika polisi datang untuk mengajukan pertanyaan, “katanya.

Dalam keterangan di Pengadilan, Krzysztof Kuchar dinyatakan tengah bermasalah dengan pengumpulan uang sewa dan sebelumnya telah membuat sebuah pernyataan kepada polisi tentang sebuah serangan terhadapnya oleh salah satu penyewa.

Kosmas Lesses mengatakan di pengadilan, Sarah Kuchar juga telah berbicara kepada polisi tentang serangan tersebut namun pernyataannya termasuk rincian yang tidak disebutkan oleh suaminya – bahwa penyewa telah mengancam untuk membakar rumah tersebut.

“Dia sengaja berbuat untuk mengesankan orang lain bertanggung jawab atas pembakaran tersebut,” katanya. []

Sumber: ABC News | Republika


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

dampak buruk bekerja dari rumah

Pekerja Keras Rentan Alami Burnout, Ini Ciri-cirinya

Stres pun biasanya akan datang saat sudah sangat letih bekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *