Foto: Surya.co.id

Demi Keluarga, Mbah Sriana Rela Bekerja Keras Berkeliling Jual Nasi Jagung

Foto: Surya.co.id

Seorang wanita bernama Sriana (60) nampak sedang menjajakan nasi bungkus dagangannya dengan berkeliling. Saat usianya tak lagi muda, perempuan yang kerap disapa Mbah Sri itu tetap bersemangat mengais rezeki. Mbah Sri berasal dari Dadinawung Babat, Lamongan.

Mbah Sri harus berjuang keras demi mencari rupiah untuk menambah biaya makan keluarganya. Setiap harinya, Mbah Sri harus menempuh jarak kurang lebih 50 kilometer dari Babat menuju ke Kota Pudak untuk menjual nasi jagung yang dibungkus kertas minyak berisi lauk sederhana seharga Rp 5.000.

Meski keuntungan dari jualannya tak seberapa, namun ia selalu bersyukur.
Dengan hidup yang serba pas-pasan, Mbah Sri tidak mau menjadi seorang peminta-peminta.

“Kalau capek tidur di emperan toko. Sambil menunggu angkutan yang mau ke terminal Gresik,” kata Sriana.

Sudah sekitar 20 tahun Mbah Sri berjualan nasi bungkus seperti ini.

Sebagian pendapatannya digunakan untuk ongkos angkutan umun yang lumayan mahal.

“Buat bayar angkutan untuk ongkos pulang ke Babat. Biasanya kalau Babat-Gresik pulang pergi (PP) ditambah angkutan biayanya Rp 40.000,” ungkapnya.

Mbah Sri berharap dirinya sehat selalu agar bisa terus mencari uang, sedangkan suaminya kini ada di Bali sebagai penjual telur puyuh yang tak pasti kapan pulangnya.

“Ya yang penting selalu ikhlas dan sabar mencari rezeki halal. Saya selalu mohon diberi kesehatan agar dapat terus bekerja,” pungkasnya. []

SatuMedia


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *