, Dendam sama Seseorang? Ini Cara Menghilangkannya
Unik, Informatif , Inspiratif

Dendam sama Seseorang? Ini Cara Menghilangkannya

0

 

Dendam memang sesuatu yang akan memuaskan hawa nafsu kita, tetapi juga merupakan salah satu perasaan yang akan menjerumuskan kita ke dalam kejahatan yang lebih besar. Meskipun seseorang telah berperilaku kurang menyenangkan atau bahkan menyakiti kita, perasaan dendam tetap merupakan hal yang harus dibuang jauh-jauh dari dalam hati.

Berikut ini tips sederhana cara bagaimana agar dendam tidak memenuhi hati kita:

Mengingat Allah dengan berdzikir dan berdoa

Dengan senantiasa berdzikir dan berdoa, Hal itu akan membuat hati kita tenang dan menghilangkan hawa nafsu termasuk perasaan dendam dari hati kita.

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28).

Bahkan doa orang yang teraniaya adalah salah satu dari doa-doa yang akan dikabulkan oleh Allah.

“Takutlah kepada doa orang-orang yang teraniyaya, sebab tidak ada hijab antaranya dengan Allah (untuk mengabulkan)”. [Shahih Muslim, kitab Iman 1/37-38]

Meskipun begitu, sebisa mungkin jangan doakan keburukan-keburukan untuk orang yang menyakiti kita. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam telah mencontohkan, ketika beliau disakiti, beliau akan mendoakan banyak kebaikan untuk orang-orang yang menyakiti beliau.

Jangan hanya mengingat-ngingat keburukan seseorang kepada kita

Hal ini malah akan memperburuk dan menambah rasa dendam di hati kita. Lebih baik ingatlah juga kebaikan-kebaikannya meskipun dalam hal-hal yang kecil. Hal itu bisa mengurangi perasaan kesal kita dan memaklumi bawa setiap manusia dapat melakukan kesalahan.

Menyibukkan diri dengan hal-hal bermanfaat

Dengan memiliki kesibukan dalam bentuk aktifitas yang postif mampu membuat kita lupa dengan perasaan dendam tersebut. Sedangkan jika kita dipusingkan dengan perasaan dendam, kita akan meninggalkan banyak hal-hal bermanfaat.

Berpikir positif bahwa sesuatu yang menyakiti hati kita itu mungkin merupakan teguran dari Allah

Hal ini membantu kita agar mampu memaknai keinginan Allah dimana Allah ingin kita memahami hikmah di balik itu semua. Keburukan yang terjadi pada kita bisa jadi merupakan cara Allah untuk mengangkat derajat kita atau mengugurkan dosa-dosa kita.

Memaafkan dan menerima dengan lapang sejak pertama kali seseorang menyakiti hati kita

Sifat pemaaf menunjukkan bahwa kita memiliki kekuatan untuk menahan hawa nafsu meskipun sebenarnya kita dapat melampiaskannya. Allah berfiman dalam surat Asy Syuraa dan Al-A’raf :

“Barangsiapa yang memberi maaf dan melakukan kebaikan, maka pahalanya di sisi Allah.” (QS. Asy Syuuraa: 40)

dan,

“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan kebajikan serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” [al-A’râf/7:199].

Ketika kita mulai merasa amarah kita memuncak dan perasaan dendam muncul, baiknya kita mengikuti anjuran Rasulullah Shalallahu a’aihi wassalam untuk berwudhu. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.