desa kosong
Foto: Travel + Leisure

Desa Ini Berikan Uang Tunai Rp960 Juta Bagi Orang yang Mau Menempatinya

Sebuah desa yang hampir kosong setelah ditinggalkan penduduknya ke kota ini mengambil sebuah cara ekstrem agar kota kembali terisi.

Desa yang bernama Albinen ini terletak di pegunungan Swiss. Kebijakan ekstrem demi mengisi kota dilakukan agar tidak terjadi “kepunahan” di desa itu.

Pasalnya, desa yang terletak di Canton Valais itu kini hanya dihuni oleh 240 orang saja.

Sehingga, desa yang terletak di ketinggian 1.300 meter dari permukaan laut ini mencoba untuk mengisi kekosongan penduduknya.

Kepala desa Albinen Beat Jost, mengatakan, desa yang dipimpinnya itu memiliki karakteristik yang tenang. Selain itu, kata dia, pemandangan alam desa ini pun sangat fenomenal, kualitas udara yang bagus, dan banyak sinar matahari.

Alasan desa ini hampir mengalami kepunahan karena sebaian penduduknya tidak mempunyai pekerjaan.

Jost mengatakan dalam beberapa tahun terakhir desa tersebut sudah kehilangan delapan keluarga yang total memiliki delapan orang anak. Akibatnya, sekolah desa terpaksa ditutup.

Kini, hanya 240 orang tinggal di desa Albinen, tujuh di antaranya adalah anak-anak yang harus menggunakan bus untuk bersekolah ke kota terdekat.

Jost mengatakan, desa itu kini mencari orang-orang berusia di bawah 45 tahun untuk tinggal banyak rumah kosong yang desa itu atau untuk membeli tanah dan membangun properti pribadi.

Sekelompok warga pada Agustus lalu meluncurkan petisi yang ditandatangani lebih dari separuh warga desa tersebut.

Lewat petisi itu warga meminta pemerintah setempat untuk menawarkan uang tunai bagi mereka yang ingin tinggal di desa tersebut demi mengurangi tren perginya warga desa.

Berdasarkan inisiatif tersebut, yang akan diputuskan lewat voting pada 30 November mendatang, maka setiap orang yang berusia di bawah 45 tahun yang ingin membangun, membeli atau merenovasi rumah di desa itu akan mendapatkan bantuan.

Jika dewan pemerintah desa menerima usulan itu maka setiap orang dewasa dengan usia maksimal 45 tahun akan mendapatkan 25.000 franc Swiss dan 10.000 franc Swiss untuk tiap anak-anak mereka.

Artinya, pasangan suami istri dengan dua anak jika pindah ke desa itu akan mendapatkan bantuan uang sebesar 70.000 franc Swiss atau sekitar Rp 960 juta.

Namun, tentu saja untuk mendapatkan uang dengan jumlah lumayan itu ada sejumlah syarat yang harus diikuti.

“Siapa saja yang dalam waktu 10 tahun pergi meninggalkan desa setelah mulai membangun atau membeli rumah harus mengembalikan uang yang mereka terima,” kata Jost, ,melansir Kompas.com.

“Selain itu, mereka tak bisa membeli rumah kedua dan kelompok investor besar yang ingin membangun kompleks permukiman tak kami terima,” lanjut Jost. []

 


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *