Unik, Informatif , Inspiratif

Di Balik Bedanya Bendera Nepal

0

Umumnya, persegi panjang adalah bentuk bendera di dunia. Namun, ada yang paling berbeda dengan sangat mencolok. Nepal.

Bendera negara ini berbentuk tumpukan antara dua segitiga. Bendera Nepal memiliki warna dasar merah dengan tepian biru. Ya, di baliknya ada makna tersendiri.

Seperti dilansir pri.org, Graham Bartram, seorang ahli vexilologi (ilmu yang mempelajari bendera) mengatakan bahwa segitiga memang bentuk asli negara-negara Asia Selatan.

Nepal menjadi satu-satunya negara yang memakai bentuk ini, karena negara yang lain telah menyesuaikan dengan standar Eropa (dan seluruh dunia).

“Eropa memilih persegi panjang sebagai bentuk bendera dan mulai menjajah ke berbagai tempat. Mereka datang dengan bendera nasional sebelum kawasan lain memilikinya,” ucap Bartram.

Semua negara, terkhusus di Asia Selatan berpikir bahwa untuk meiliki bendera nasional, mengenai bentuk haruslah persegi panjang.

Namun, tidak bagi Nepal, mereka teguh memilih mempertahankan bentuk tradisional segitiga seperti itu.

Bendera segitiga adalah budaya normal di Asia selatan, layaknya bendera Hindu dan Khanda, lambang Sikh (kepercayaan di kawasan Punjab).

Bendera Nepal sebagai sebuah simbol juga memiliki arti khusus.Warna merah melambangkan kemenangan dan keberanian yang diadopsi dari warna bunga nasional Nepal, rhododendron.

Dan, tepian warna biru melambangkan kedamaian.

Sedangkan dua buah segitiga memiliki banyak teori, ada yang mengatakan sebagai lambang pegunungan himalaya.

Namun ada juga yang mengatakan sebagai lambang dua agama resmi: Buddha dan Hindu. Bahkan, dapat dilambangkan suntuk dua keluarga yang memerintah Nepal, yakni Shahs dan Ranas.

Dahulu lambang bulan dan matahari pada bendera Nepal memiliki wajah, namun dihilangkan untuk memberi sedikit kesan modern.

Bendera Nepal ini mulai resmi dipakai pada tanggal 16 Desember 1962, yaitu setelah Prithvi Narayan Shah menyatukan kerajaan-kerajaan kecil di Nepal. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.