Di Mana Kucing saat Hendak Mati?

0

Sebagai salah satu hewan peliharaan yang dimiliki kebanyakan manusia, kita terkadang memerhatikan kucing, beberapa tindak-tanduknya dapat menuai rasa takjub hingga kejengkelan. Namun, sempatkah Anda memikirkan ke mana kucing ketika hendak mati?

BACA JUGA: Kucing Punya Sembilan Nyawa?

Ya, mengenai fenomena tersebut, beberapa orang menyebut kucing memiliki naluri yang tajam saat menghadapi kematian. Orang-orang umum ada yang berspekulasi juga, karena kucing tak ingin membuat sedih pemiliknya.

Meski begitu, penelitian ilmiah dapat menjelaskan alasannya. Fenomena “mengetahui kematian” umumnya berlaku bagi kucing yang berkeliaran di alam bebas, tak sama dengan yang mati tertabrak atau dipelihara dalam kandang.

Alasan kucing menghilang ketika akan mati ternyata sudah diteliti oleh pemerhati kucing yang bernama Desmond Morris. Dia adalah seorang zoologi asal Inggris dan juga seorang ahli etologi.

BACA JUGA: Di Balik Fakta Kucing sebagai Binatang Kesayangan Nabi

Dalam bukunya yang berjudul Cat World – A Feline Encyclopedia, kucing memiliki kelebihan dibandingkan manusia dalam hal kematian. Mereka sebenarnya tidak tahu apa itu kematian.

Mereka pergi dan bersembunyi karena mereka sakit dan merasa rentan. Hal itu masuk akal dari sudut evolusi. Dalam insting genetisnya, kucing memiliki predator yang lebih besar dan akan mengincarnya ketika mereka rentan.

Ini juga menjelaskan mengapa kucing bisa sakit parah sebelum gejala mereka muncul. Mereka terprogram untuk menyembunyikan tanda-tanda penyakit yang membuat mereka rentan terhadap predator.

Dalam siklus rantai makanan, predator cenderung akan mencari binatang yang lemah dan rentan karena mereka adalah target yang mudah.

BACA JUGA: Kucing dan Sejarah Peradaban Islam

Untuk alasan yang sama kucing hamil akan mencari tempat yang tenang dan sering keluar dari jalan untuk melahirkan dan merawat anak-anaknya. Kucing bersama bayinya rentan pada tahap ini dan ingin tetap tersembunyi dari bahaya potensial.

Kucing menghilang dan bersembunyi ketika mereka akan mati karena mereka hanya ingin sendiri. Terlebih yang tengah sakit parah, yang lebih suka berada di suatu tempat yang sunyi dan gelap sehingga mereka dapat tidur dengan tenang tanpa ada gangguan predator. []

SUMBER: HITEKNO

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline