Ilustrasi. Foto: Unsplash

Dialah Makhluk Yang Allah Jatuhkan dari Langit Ketujuh (2-Habis)

Mendengar jawaban azazil tersebut, Allah kemudian berfirman, “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.” (Q.S Al-A’raf:13)

Iblis menjawab: “Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan”.(Q.S Al-A’raf:14)

Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.” (Q.S Al-A’raf:15)

Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, (Q.S Al-A’raf:16)

“kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (Q.S Al-A’raf:17)

Allah berfirman: “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barang siapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya”. (Q.S Al-A’raf:18)

Karena ketidakpatuhannya terhadap perintah Allah tersebut, maka Allah tidak lagi memanggil makhluk tersebut dengan sebutan Azazil. Akan tetapi, ia dipanggil dengan nama iblis yang artinya putus asa sebab ia sudah berputus asa dari rahmat Allah SWT.

Tidak cukup sampai di situ, Allah juga mengubah wajah iblis ke dalam bentuk yang seburuk-buruknya rupa. Allah juga mengubah kepalanya seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung, wajah yang ada di antara dada dan kepala itu seperti wajah kera, kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya. Lubang hidungnya terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan janggut terdapat sebanyak tujuh helai. []


Artikel Terkait :

About Mila Munawwaroh

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *