berbau komunis
Foto: idntimes

Dianggap Berbau Komunis, 4 Acara Ini Juga Dibubarkan

Saat ini isu-isu tentang bangkitnya komunis di tanah air semakin santer diberitakan. Masyarakat yang memang masih trauma terhadap Partai Komunis Indonesia itu pun bereaksi keras terhadap pemberitaan PKI belakangan ini.

Meski banyak yang mengatakan komunisme belum terbukti kembali bangkit, namun isu-isu adanya kumpulan yang diduga beraliansi dengan komunisme selalu mendapatkan pembubaran oleh masyarakat dan aparat. Berikut adalah empat acara yang dibubarkan kardinilai berbau PKI yang dikutip dari idntimes.com.

 

1. Pembubaran acara IPT 65 karena diduga berunsur komunisme
Sebelumnya, pada hari Selasa 1 Agustus 2017, pihak kepolisian melakukan pembubaran terhadap acara lokakarya International People’s Tribunal (IPT) 65 di Klender, Jakarta Timur. Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Andry Wibowo membenarkan adanya pembubaran tersebut. Menurutnya, acara tersebut berbau unsur Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurutnya, pembubaran paksa tersebut juga bukanlah pelanggaran hak berserikat dan berkumpul bagi masyarakat. Andry menegaskan, ”tak semua bentuk perkumpulan atau perserikatan dibolehkan di Indonesia.” Menurut panitia, acara itu sendiri bertujuan untuk mengevaluasi serta membuat rencana tentang penyelesaian kasus pelanggaran HAM tahun 1965.

2. Massa FPI kepung kegiatan Sekolah Marx
Hari Selasa 10 Mei 2016, sejumlah massa Front Pembela Islam (FPI) mengepung Kampus Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Bandung di Jalan Buah Batu. Mereka meminta penghentian kegiatan Sekolah Marx di kampus tersebut karena disinyalir mecekoki paham-paham yang dilarang atau komunisme kepada mahasiswa didiknya.

“Paham Marxisme, Leninisme dan komunis kan dilarang di Indonesia,” ujar Dedi Subuh, Perwakilan FPI Jawa Barat. Pihak kampus pun akhirnya mengeluarkan surat pernyataan untuk menghentikan kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) tersebut.

3. YLBHI dikepung massa karena diduga menggelar acara berbau komunisme
Sejumlah massa mendatangi dan mengepung gedung LBH-YLBHI di jalan Diponegoro, Jakarta Pusat yang tengah mengadakan acara #AsikAsikAksi hari Minggu 17 September 2017.

Acara festival seni ini, oleh massa justru dinilai berbau komunisme. Bahkan, pengepungan ini berujung bentrok hingga Senin (18/9),dini hari. Untunglah pihak kepolisian kemudian datang dan meminta massa untuk membubarkan diri. Pihak LBH-YLBHI sendiri telah berulang kali menjelaskan bahwa tidak ada acara yang dimaksud. Justru, mereka menilai isu tersebut adalah berita palsu alias hoax.

4. Pameran seni Wiji Thukul dibubarkan karena diduga berbau PKI
Sebuah acara pameran seni Wiji Thukul di Pusat Studi Hak Asasi Manusia (Pusham) yang diadakan Universitas Islam Indonesia (UII) Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Senin 8 Mei 2017 terpaksa dibubarkan oleh organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila. Massa menduga acara yang bertemakan “Aku masih Utuh dan Kata-kata Belum Binasa” itu berbau PKI.

Tindakan pembubaran sepihak ini disesalkan oleh Direktur Pusham UII, Eko Riyadi. Dia menegaskan bahwa pameran seni yang diselenggarakan pihak kampus itu tidak ada kaitannya dengan PKI sebagaimana yang dituduhkan. Menurutnya, acara itu hanya sebatas pameran lukisan dan puisi yang terinspirasi dari Wiji Thukul. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *