Unik, Informatif , Inspiratif

Dianggap Mengerikan, Trump Tak Ingin Dengarkan Rekaman Suara Kasus Khashoggi

0 65

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump tidak ingin mendengarkan rekaman audio yang diduga menggambarkan pembunuhan terhadap wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Baginya, isi rekaman itu mengerikan.

“Kami memiliki rekaman itu. Saya tidak ingin mendengar rekaman itu. Tidak ada alasan bagi saya untuk mendengar rekaman itu,” kata Trump dalam program Fox News Sunday.

BACA JUGA: Gedung Konsulat Saudi di Istanbul Bakal Dijadikan Museum Khashoggi

Ketika pembawa acara dalam program Chris Wallace bertanya, mengapa dia tidak ingin mengenali bukti penting tersebut, Trump menjawab: “Karena itu adalah rekaman penderitaan”.

Meski menolak mendengar rekaman audio itu, Trump mengaku sudah mendapat penjelasan tentang isi rekaman.

“Ini adalah rekaman sangat keras, sangat ganas dan mengerikan,” kata Trump, yang dilansir Reuters, Senin (19/11/2018). “Tidak ada alasan bagi saya untuk mendengarnya,” katanya lagi.

Khashoggi dibunuh skuat algojo Riyadh yang berjumlah sekitar 15 orang di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

BACA JUGA: Pinta Cengiz: Salat Gaib untuk Jamal Khashoggi

Wartawan yang berstatus penduduk AS itu mendatangi konsulat untuk memperoleh dokumen perceraian dengan mantan istrinya sebagai syarat untuk menikahi tunangannya, yakni perempuan Turki bernama Hatice Cengiz.

Saat semua bukti menunjuk pada para pejabat intelijen Saudi, pemerintah kerajaan akhirnya mengakui bahwa Khashoggi terbunuh dalam interogasi. Rekaman yang terhubung di Apple Watch milik Khashoggi menjadi salah satu bukti []

SUMBER: FOX | SINDO

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline