Unik, Informatif , Inspiratif

Dianggap Sering Susahkan Mahasiswa, Rektor Ini Dipolisikan Mahasiswi S3

0

 

Gara-gara sering membuat mahasiswa susah, Dr Mubarak, Rektor Muhamadiyah Riau (Umri), dilaporkan oleh mahasiswi S3, Komala Sari.

“Yang saya laporkan ke Polda Riau dalam dugaan penganiayaan ringan. Karena draf disertasi setebal 250 halaman dilemparkan dan mengenai lengan kiri saya,” kata Komala Sari (35) mahasiswi S3 Universitas Riau Jumat (14/12/2018).

Komala menyebutkan, pasca-pelemparan draf disertasi pada 1 Oktober 2018, Dr Mubarak, yang merupakan dosen pengujinya, belum melayangkan permintaan maaf.

BACA JUGA: Unpam Larang Mahasiswi Pakai Cadar, Ini Penjelasan Rektornya

Menurut Komala, banyak pihak menyarankan padanya agar permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan.

Bukan tidak ada niat Komala untuk menyelesaikan masalah ini secara internal kampus atau secara kekeluargaan. Namun sejauh ini Dr Mubarak sendiri belum punya niat meminta maaf atas kasus tersebut.

Komala juga menjelaskan bahwa semua yang dia lakukan ini merupakan akumulasi dari dipersulitnya meminta tanda tangan disertasi. Padahal dosen pembimbinginya sudah memberikan tanda tangan. Tetapi Dr Mubarak selalu mempersulit urusan disertasinya.

BACA JUGA: Kisah Putri Pedagang Angkringan yang Menjadi Lulusan Terbaik di Kampusnya

Kondisi seperti ini tidak hanya dialami oleh Komala. Tapi juga dialami oleh dua mahasiswa lagi di program pascasarjana S2. Mereka selalu dipersulit oleh Dr Mubarak.

Dalam pelemparan draf disertasi ini, kata Komala, dia melaporkan Dr Mubarak ke Polda Riau dalam dugaan penganiayaan ringan.

“Kasusnya yang saya laporkan penganiayaan ringan. Yaitu soal pelemparan disertasi yang mengenai lengan kiri saya,” demikian Komala. []

SUMBER: DETIK


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline