Inspirasi dan Data

Didirikan Sebagai Mahar Pernikahan, Inilah Masjid Hunto Sultan Amay

0 83
Mahar-  - Didirikan Sebagai Mahar Pernikahan, Inilah Masjid Hunto Sultan Amay -
Foto: Kemenag.co.id

INSPIRADATA. Masjid Hunto Sultan Amay didirikan oleh Sultan Amay pada tahun 1495. Masjid tertua di Gorontalo ini merupakan mahar pernikahannya dengan Putri Boki Antungo, anak perempuan Raja Palasa dari Mautong Sulawesi Tengah.

Mahar masjid ini adalah permintaan keluarga Sang Putri saat Sultan Amay berniat meminangnya tak lama setelah mengikrarkan diri masuk Islam.

Sejak awal, masjid ini dijadikan basis perkembangan agama Islam di kota berjuluk “ Serambi Madinah” ini. Sultan Amay mengundang ulama terkemuka Arab Saudi, Syekh Syarif Abdul Aziz, untuk menyebarkan Islam. Makam syekh itu kini bisa ditemui di masjid ini.

Masjid ini dibangun di atas lahan tanah 12 x 12 meter. Tepatnya berada di Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Saat ini tercatat sebagai cagar budaya pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gorontalo.

Bangunan utama masjid ini masih terjaga keasliannya. Begitupun dengan keberadaan Makam Sultan Amay dan Syekh Syarif Abdul Aziz yang terletak di depan pengimaman.

Namun, beberapa bagian lain seperti di depan dan samping telah dibangun ruangan tambahan. Di depannya kini ada ruangan tambahan seluas 60 meter persegi, dan di sebelah utara ruang utama juga dibangun ruangan tambahan dengan ukuran 8 x 12 meter.

“Ini bangunan bersejarah dan sudah menjadi cagar budaya, sayang kalau tidak dijaga dan diberdayakan,” kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Sultan Amay, Syamsuri Kaloku, sebagaimana dilansir kemenag.go.id.

Syamsuri mengatakan, perhatian pemerintah terhadap masjid kuno ini masih kurang. Pemerintah sebenarnya pernah mengucurkan dana operasional. Namun saat ini sudah terhenti.

“ Sekarang kami swadaya menutupi kebutuhan operasional masjid,” tambah dia. Warga sekitar berharap Kementerian Agama memberi bantuan untuk mendirikan Perpustakaan Islam di salah satu ruangan yang ada.[]

loading...
loading...
Comments
Loading...