Unik, Informatif , Inspiratif

Dikabarkan Mundur dari Wagub DKI, Sandi: Jangan Berspekulasi

0 1

Sandiaga Uno belakangan disebut-sebut kandidat kuat bakal jadi cawapres Prabowo Subianto. Isu pun menguat setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta itu kini tengah mengurusi surat keterangan tidak pailit ke PN Jakarta Pusat.

Bahkan, Sandi juga dikabarkan akan mundur sebagai wakil gubernur.

“Saya belum bisa memberikan komentar juga, kalau mengundurkan diri hari ini saya masih bertugas,” kata Sandi menjawab isu itu, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/18).

BACA JUGA: Sandiaga Uno Sebut Prabowo-Anies Kombinasi yang Kuat

Sandi pun meminta wartawan tidak berspekulasi terkait pengunduran dirinya.

“Jadi, sampai per detik ini saya masih bertugas dan belum ada surat pengunduran diri maupun belum ada surat yang lagi di-draft. Jadi kita enggak usah berspekulasi. Saya tugas di DKI,” ungkapnya.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait, apakah memang namanya menjadi kandidat terkuat cawapres Prabowo, Sandi bergeming.

Ia menyebut tak berwenang lagi menjawab pertanyaan apa pun terkait pilpres.

“Untuk pertanyaan klarifikasi itu soal politik, saya sampaikan saya tak bisa berikan pernyataan di luar saya di Pemprov DKI sesuai aturan KPU yang saya artikan sebagai kepala daerah tak boleh ikut dalam tugas politik,” dalih Sandi.

“Saya mohon maaf yang berkembang kemarin saya tidak bisa komentari, tapi kalau soal DKI saya jawab,” sambungnya.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengumumkan tiga tokoh yang sudah mengajukan surat keterangan tidak pailit.

Mereka adalah Jokowi, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

“Sampai detik ini yang ajukan baru Jokowi, Prabowo dan Sandiaga Uno,” kata Humas PN Jakarta Pusat Jamaluddin Samosir dilansir kumparan, Kamis  (9/8/18).

BACA JUGA: Beredar Surat Minta Doa untuk Jokowi, Ini Kata Sandiaga Uno

Surat keterangan tidak pailit dibutuhkan sebagai salah satu syarat untuk menjadi capres dan cawapres. Hal itu termaktub dalam Pasal 169 huruf i UU Pemilu. []

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline