Unik, Informatif , Inspiratif

Diminta Klarifikasi Soal Anies Dicegah ke Podium, Maruarar: Jangan Adu 2 Kawan Saya

0 13

Wasekjen Golkar Maman Abdurahman mengkritik Ketua Steering Comittee (SC) Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait terkait pencegahan Anies oleh Paspampres ke podium Piala Presiden. Maman pun meminta Maruarar bertanggungjawab dan mengklarifikasi terkait hal ini.

“Ara harus satria dan gentlemen untuk mengklarifikasi dan sampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut secara resmi bahwa ini adalah murni inisiatif dia agar jangan sampai jadi menyebabkan salah tafsir di publik dan dipolitisir,” kata Maman kepada wartawan, Minggu (18/2/18).

Maruarar pun menjelaskan hal tersebut, dengan mengatakan bahwa hubungan Jokowi dengan Anies bukan hanya hubungan seremonial.

“Hubungan Anies dan Jokowi jangan dijadikan hubungan seremonial. Buktinya saya undang Anies, saya sudah datangi kantor Anies ke Balai Kota,” ujar Maruarar, mengutip detikcom, Minggu (18/2/2018) malam.

Kejadian ini, kata Ara, sapaan Maruarar, jangan sampai dijadikan polemik. Ara juga menjelaskan bahwa Anies sudah berkontribusi besar seusai pelaksanaan Piala Presiden.

“Buktinya Anies datang dan duduk dekat Presiden, buktinya hubungan mereka baik-baik saja. Anies pernah jadi tim sukses Pilgub DKI 2012, waktu Pilpres 2014, jadi menterinya Pak Jokowi tahun 2014. Waktu Piala Presiden, saya undang Pak Anies, saya juga datang ke Balai Kota DKI. Anies juga bantu kebersihan, Anies bantu TransJakarta beroperasi sampai tengah malam. Waktu Persija nge-golin, Pak Jokowi memberi selamat ke Pak Anies,” ujarnya.

Ara menegaskan, masalah ini jangan sampai merusak hubungan keduanya dan dijadikan ajang mengadu domba antara Jokowi dengan Anies.

“Jangan adu 2 kawan saya. Sesudah pertandingan, saya ketemu Pak Anies baik-baik saja. Jadi biasa ada orang yang mengadu-adu saja, kita jangan terpancing. Karena hubungan Pak Jokowi dan Pak Anies baik-baik saja,” papar Ara. []

 

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline