Unik, Informatif , Inspiratif

Dinilai Langgar Konstitusi, APPERTI Tolak Keras Larangan Cadar di Kampus

0

Ramainya pemberitaan mengenai pelarangan pemakaian cadar bagi mahasiswi di kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menuai beragam reaksi publik. Kali ini reaksi keras datang dari Aliansi Penyelenggaran Perguruan Tinggi (APPERTI).

APPERTI menolak keras wacana tersebut sebagai wujud kepeduliannya atas kebebasan beragama dan berkeyakinan yang telah dijamin UU.

Menurut Sekjen APPERTI, Dr. Taufan Maulamin, SE. Ak. MM, pelarangan bagi mahasiswi mengenakan cadar di kampus merupakan pelanggaran atas konstitusi negara Republik Indonesia, sila pertama.

“Larangan cadar di kampus nyata melanggar konstitusi negara sila Ketuhanan yang Maha Esa. (Larangan ini -red) Mencoreng reputasi pendidikan tanah air, khususnya di tengah maraknya kerusakan moral, gaya hidup tak beradab, dan pergaulan seks bebas,” ujarnya, lansir dakwatunacom, Kamis (8/3/18).

Lebih lanjut, Taufan yang merupakan alumni FEB UNS Solo 83 ini menjelaskan pendapatnya tentang penyamaan cadar dengan radikalisme.

Selain disamakan dengan Radikalisme, cadar juga dianggap sebagai tindakan anti-Pancasila dan melanggar konstitusi negara sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

Menurutnya, banyak mahasiswi bercadar yang mendapatkan prestasi luar biasa di kampus.

“Di UNS Solo, wisuda 24 Februari 2018 mahasiswi bercadar meraih predikat Cumlaude. Ini kan luar biasa dan menjadi bukti tidak ada hubungannya antara cara berpakaian dengan prestasi akademik,” ujar Taufan.

“Rektor UNS, Prof. Ravik Karsidi, pendidik tulen yang patut diberi penghargaan. Terbukti (dia -red) mampu mengelola spirit beragama mahasiswi bercadar meraih prestasi terbaik di UNS,” jelasnya.

Larangan bercadar, bagi Taufan, menunjukkan kemunduran berpikir serta menikam ajaran agama.

Pria ini mengungkapkan bahwa APPERTI akan melakukan advokasi kepada siapa pun yang tidak mendapatkan hak asasinya.

Terlebih dalam memperjuangkan hak beragama.

APPERTI merupakan Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi besar dengan beranggotakan lebih dari 4.200 orang. Semua anggota ini membawahi kampus-kampus swasta di tanah air. []

 


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.