Unik, Informatif , Inspiratif

Diskualifikasi Tolak Hijab Asian Para Games Undang Kecewa dan Apresiasi

0

Kontroversi sikap juri yang mendiskualifikasi Miftahul Jannah, atlet Judo dari Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh pada Senin (8/10/2018) karena tak mau melepas hijab, membuat kecewa pemerintahan Abdya sekaligus mengundang kebanggaan.

Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, mengatakan bahwa seharusnya juri menghargai sikap seorang atlet yang mempertahankan hak untuk tidak melepaskan hijab.

BACA JUGA: Lagi Tren, Inilah Gaya Hijab ‘Ikan Bawal’

Meski demikian, Muslizar tetap memberikan apresiasi atas sikap Miftah atas keputusan yang diambil. Ia menerima dikeluarkan dari arena dan tidak ikut bertanding.

“Meski kecewa kita tetapi memberikan apresiasi sikap Ananda Miftah. Sikap yang diambil sudah sangat tepat, jangan hanya karena untuk mengejar prestasi lalu menghilangkan jati diri,” ujarnya, lansir Kumparan.

Menurut Muslizar, seorang atlet mengutamakan akidah itu lebih bermartabat. Jangan menggadaikan akidah hanya untuk mengejar prestasi.

“Atas insiden yang dialami Miftah ini bisa menjadi contoh bagi kita semuanya,” ucapnya.

Mengingat Khabib Nurmagomedov

Tak hanya itu, Muslizar juga memberikan contoh lainnya, seperti Khabib Nurmagomedov petarung MMA yang melompati pagar pembatas arena pertarungan dan menyerang seorang penonton, lantaran disebut-sebut menghina ayah dan agama Khabib.

“Kita juga bangga dengan Khabib yang pada saat agama dan orang tuanya dihina dia jadi beringas,” tuturnya.

BACA JUGA: Kalah dari Khabib, Ini Tanggapan McGregor

Atas prestasi Miftah, meski ia didiskualifikasi, kata Muslizar, atas nama pemerintah Abdya mengucapkan ribuan terima kasih dan penghargaan atas sikap dan keyakinan yang kuat.

“Semoga Allah SWT selalu memberikan ketabahan dan kekuatan iman. Sekali lagi atas nama pemerintah dan masyarakat Abdya bangga kepadamu. Ini melebihi ratusan bahkan ribuan medali emas yang kamu persembahkan,” ungkapnya. []

SUMBER: KUMPARAN


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline