Setya Novanto meminta perlindungan
Foto: Nasional Tempo.co

Disurati Setya Novanto, Jaksa Agung Mengaku Tak Dapat Beri Perlindungan

Usai ditahan oleh KPK sejak Minggu (19/11/2017) malam kemarin, Setya Novanto meminta perlindungan hukum kepada Kejaksaan Agung. Tak hanya itu, bahkan Novanto juga meminta perlindungan kepada Polri dan Presiden Jokowi.

Jaksa Agung HM Prasetyo menanggapi hal tersebut. Ia mengatakan dirinya telah menerima surat dari Novanto. Tetapi, pihaknya tak mempunyai hak untuk memberi perlindungan kepada seseorang yang menjalani proses hukum.

“Kita tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang dilakukan oleh aparat penegak hukum yang lain,” ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017), seperti dilansir merdeka.com.

Dirinya pun menegaskan bahwa Kejaksaan Agung tidak mempunyai kapasitas dalam memberikan perlindungan terhadap orang yang sedang menjalani proses hukum. Karena pihaknya ingin setiap orang yang sedang tersandung hukum, agar mengikuti proses hukum yang ada.

“Kita punya asumsi tentunya mereka punya bukti-bukti ya, jadi kalaupun dimintakan perlindungan pada Kejaksaan sekali lagi saya nyatakan tidak punya kapasitas untuk itu,” tandasnya.

Ketua DPR RI Setya Novanto menyebut bahwa dirinya meminta perlindungan ke Kapolri, Jaksa Agung, hingga ke Presiden.

“Saya sudah melakukan langkah-langkah dari mulai melakukan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) di Kepolisian dan mengajukan surat perlindungan hukum kepada Presiden, maupun kepada Kapolri, Kejaksaan Agung, dan saya sudah pernah praperadilan,” ujar Novanto yang mengenakan rompi oranye. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *