Unik, Informatif , Inspiratif

Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Jawaban Deddy Corbuzier Ini Jadi Trending

0 1.436

Jelang Pilpres 2019, tensi politik di tanah air diprediksikan bakal kian memanas. Hal ini sudah bisa dilihat dari polarisasi yang sedemikian rupa di media sosial.

Setiap kubu mulai bergerilya mengampanyekan pasangan capres dan cawapresnya yang diunggulkan.

Topik ini pun menjadi perbincangan beberapa tokoh di Indonesia, mulai dari tokoh negara hingga selebriti. Salah satunya adalah Deddy Corbuzier.

BACA JUGA: Jalan Sehat Jokowi di Solo Ditolak, Projo: Acara Ini Tidak Ada Unsur Kampanye

Ayah Azka Corbuzier ini menjadi bintang tamu di video yang diunggah oleh akun channel CameoProject.

Video tersebut berjudul ‘POV – PILIH JOKOWI ATAU PRABOWO? Feat. DEDDY CORBUZIER’.

YouTuber Reza Nangin langsung bertanya pada Deddy siapa pilihannya di pemilu 2019 nanti.

“2019, lo pilih siapa?”

Bukan memilih satu pasangan, Deddy justru mengaku tidak peduli dengan pilpres.

Dirinya mengaku memilih sang pemimpin bukan hal yang mudah.

“Gue nggak bisa ngebandingin namanya Jokowi dengan Prabowo,” jelasnya.

Menurutnya, kinerja Jokowi memiliki kelebihan dan kekurangan.

Meskipun begitu, dirinya tak bisa membandingan 2 calon presiden tersebut.

Mengingat, Prabowo belum pernah jadi presiden sehingga belum bisa dinilai kinerjanya.

Deddy justru mengaku bisa membandingan jika kedua presiden pernah menjabat.

Foto: YouTube/CameoProject

Pria 41 tahun ini mengatakan bahwa memilih dalam pemilu itu perlu.

Namun, dirinya berpendapat bahwa sebaiknya pendukung tak mengkultuskan atau terlalu memuja-muja pilihannya.

Pada kesempatan tersebut, Deddy juga membagikan pendapatnya dalam menyambut pemilu tahun depan.

“Masyarakatnya aja berubah dulu.

Kalau masyarakat Indonesia sudah berpendidikan dengan baik, berpotensi dengan baik, punya pola pikir baik, nggak julid, acara TV nggak alay.

Related Posts

Siapa pun pemimpinnya akan lebih mudah memimpin masyarakat kita,”

Meskipun begitu, YouTuber Martin Anugrah menyampaikan pendapatnya yang berbeda.

Menurutnya, pola pikir pemimpin lah yang harus bisa diubah sehingga bisa dijadikan contoh.

Host talkshow Hitam Putih tersebut menyatakan pentingnya memegang ajaran Ki Hajar Dewantara; Ing Ngarso Sung Tolodo, Ing Madya Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani.

Foto: YouTube/CameoProject

Deddy juga sempat mengaku tak tertarik menjadi anggota DPR karena khawatir dirinya tak tahan dengan godaan.

“Kalau gua pribadi, gua takut gua nggak kuat.

Yah, lebih baik dibandingkan saya berubah di sana, saya bisa ngerubah di bawah kok.

Kita bikin YouTube ini didengerin orang, gua bikin YouTube didengerin orang,”

Menurutnya Deddy bisa berpartisipasi merubah masyarakat dengan menjadi masyarakat juga.

Deddy, Reza dan Martin juga membahas soal jabatan.

Mengutip ucapan Soekarno, Deddy mengatakan, “Jangan nanya apa yang negara bisa berikan untuk Anda, tapi apa yang Anda bisa berikan pada negara.”

Pada akhir video, sang master memberikan sebuah pendapat mengenai menghadapi kampanye presiden.

Deddy berpendapat bahwa beda pilihan itu bisa dan biasa terjadi.

“Bisa nggak ada hashtag #tapikamibersaudara?”

Ide tersebut juga disetujui oleh Reza dan Martin.

Menurutnya, dengan adanya hashtag tersebut, gelaran pilpres bisa berlangsung dengan lebih nyaman dan baik.

Reza dan Martin juga berharap bahwa hashtag tersebut bisa ditulis saat kampanye pemilu.

Sebab, pesta demokrasi tersebut punya satu tujuan yaitu membangun Indonesia.

BACA JUGA: MUI Desak Oknum DPRD Samarinda Minta Maaf atas Kasus Persekusi Baju #2019GantiPresiden & Simbol Islam

Hingga berita ini ditulis, video Deddy di akun Cameo Project ini sudah menjadi trending ke-22 di YouTube dan sudah ditonton lebih dari 250 ribu kali. []

Sumber: Tribunstyle

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline