penembak pesawat mh17
Foto: inform.zp.ua

Dituduh Menembak Jatuh Pesawat MH17, Pilot Ukraina Bunuh Diri

Kasus penembakan pesawat penumpang MH17 hingga kini belum menemui titik terang. Tiga tahun berselang, dalang sesungguhnya di balik insiden nahas itu masih belum terungkap.

Dikutip Grid.ID,¬†kasus penembakan pesawat penumpang yang belum terungkap itu malah memakan ‘nyawa’ lagi.

Dia adalah seorang pilot tempur angkatan udara Ukraina, Capt Vladyslav Voloshyn. Dia merupakan orang yang dituduh pihak Rusia sebagai dalang penembakan pesawat MH17 yang menewaskan seluruh penumpang berjumlah 298 orang beserta kru pesawat.

Dari keterangan polisi, Voloshyn bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri dengan pistol di rumahnya Mykolaiv, dekat Laut Hitam, hari Minggu lalu.

Sebuah ambulans sudah dipanggil tapi dia meninggal setibanya di rumah sakit.

Sebuah pistol dinas militer ditemukan di tempat kejadian dan sekarang sedang diperiksa oleh para ahli forensik.

Sebuah pernyataan dari polisi Mykolaiv di Facebook menggambarkan kematian Voloshyn sebagai “bunuh diri”.

Namun juga sedang diselidiki adanya kemungkinan “pembunuhan terencana”.

Voloshyn yang sudah mengundurkan diri sebagai pilot angkatan udara Ukraina sebelum ajal menjemput.

Pemerintah Ukraina menyebut Voloshyn sebagai pahlawan karena keberaniannya berperang dengan pemberontak pro-Rusia di Donetsk.

Memang sampai saat ini pihak Ukraina dan pemberontak pro-Rusia saling tuding dan tuduh tentang siapa dalang penembak MH17.

Pihak Ukraina menyebut pemberontak pro-Rusia yang merongrong kedaulatan negaranya lah yang menembak MH17 menggunakan Rudal Buk yang disuplai Rusia.

Hal itu didasari atas penyelidikan tim investigasi dari Belanda.

Sedangkan pihak pemberontak dan Rusia menuduh Voloshyn menembak MH17 dengan pesawat tempurnya Sukhoi Su-25.

Capt Vladyslav Voloshyn telah menyebut tuduhan Rusia itu sebuah kebohongan.

Seperti diketahui bersama bahwa pesawat MH17 milik Maskapai Malaysia Airlines rute Amsterdam ke Kuala Lumpur ditembak jatuh di Torez, dekat Shakhtersk, Donetsk, Ukraina pada 2014 lalu.

Menewaskan 298 penumpang dari 10 negara berbeda termasuk Indonesia dan 15 kru pesawat. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *