Unik, Informatif , Inspiratif

Dokter dan RS Dapat Dipidana Jika Tersangka Pura-pura Sakit

0

Emerson Yuntho, Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), tersangka korupsi sudah banyak yang beralasan sakit agar mangkir dari pemeriksaan KPK. Ia mengingatkan KPK agar hati-hati dengan modus semacam ini karena dapat mengakibatkan kemajuan kasus yang tengah ditangani terhambat.

Emerson memberikan contoh kondisi Setya Novanto, Ketua DPR, yang sedang dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara karena dikabarkan sakit. Pria yang menjadi tersangka korupsi proyek KTP elektronik itu katanya mengidap vertigo, ginjal, gula darah, hingga serangan jantung. Fotonya saat terbaring dengan berbagai peralatan medis terpasang di tubuhnya tersebar di media sosial.

Related Posts
2

Terdapat Lafadz Allah dalam Jenis Sepatu Ini? Ini Faktanya

“KPK harus meminta IDI (Ikatan Dokter Indonesia) memeriksa agar adasecond opinion,” kata Emerson seperti dilansir dari detikcom, Kamis (28/9/2017).

Ia melanjutkan, jika sakit Novanto bohong, KPK mesti menempuh langkah hukum. Sama halnya dengan dokter, tenaga medis, serta pihak rumah sakit yang merawatnya karena dinilai menghalangi penyidikan.

Menurut Emerson, ada sejumlah tersangka ataupun terdakwa korupsi yang pura-pura sakit tapi ternyata sakitnya tak parah. Ia mencontohkan Kejaksaan Tinggi NTT pernah menjemput paksa Paul Witang, tersangka korupsi, dari RS Siloam, Kupang, pada Mei 2015. Tim intel Kejari Makassar juga pernah menjemput tersangka kasus korupsi Pematangan Lahan Terminal Dungingi Gorontalo, Sulistiyani Saleh, di RS Siloam, Makassar. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline