protes keputusan trump
Foto: Reuters

Dukung Palestina, 9 Gelombang Protes Ini Terjadi di Berbagai Negara

Aksi-aksi unjuk rasa yang digelar warga Muslim dan Non-Muslim di dunia semakin meluas. Aksi ini guna memprotes klaim sepihak yang dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Akibatnya setiap hari banyak korban bergurguran.

Salah satu unjuk rasa yang terjadi di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur memakan korban. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sebanyak 1.250 warga Palestina terluka akibat tindakan represif yang dilakukan tentara Israel.

“Sebanyak 150 terluka akibat terjangan timah panas,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina Ossama al-Najjar kepada Wafa, kemarin. dua pengunjuk rasa gugur ditembak tentara Israel, akhir pekan lalu.

Dikutip dari Republika.co.id, berikut 9 negara yang melakukan protes terkait hal ini.

BERLIN
Ribuan warga berunjuk rasa di depan Gerbang Brandenburg, dekat Kedubes AS.

TEHERAN, JERMAN
Ratusan warga meneriakkan “Matilah Israel” dan “Matilah Amerika” di jalan-jalan Teheran.

TORONTO, KANADA
Ratusan pengunjuk rasa pro-Palestina berkumpul di depan Konjen AS dan meneriakkan “Bebaskan Palestina!”

AMMAN, YORDANIA
Sebanyak 20 ribu pengunjuk rasa memenuhi jalan-jalan memprotes Presiden AS Donald Trump sejak Jumat (8/12).

JALALABAD, AFGHANISTAN
Ratusan warga turun ke jalan-jalan mengutuk Presiden AS Donald Trump.

PARIS, PRANCIS
Ratusan aktivis pro-Palestina berunjuk rasa di Paris meminta pemerintah tegas menolak sikap Trump.

JAKARTA, INDONESIA
Massa PKS berkekuatan 5.000 orang menggelar aksi damai di depan Kedubes AS di Jakarta Pusat.

BEIRUT, LEBANON
Ratusan pengungsi Palestina bentrok dengan polisi saat berunjuk rasa di Kedubes AS.

LONDON, INGGRIS
Ratusan pengunjuk rasa, termasuk supermodel Bella Hadid berunjuk rasa di depan Kedubes AS. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *