Unik, Informatif , Inspiratif

Durian Tanpa Rasa Begitu Menggoda

0

DUA orang anak remaja melewati sebuah rumah yang memiliki kebun besar di depannya. Salah satu pohon di depan rumah tersebut adalah sebuah pohon durian.

Saat itu sedang musim durian sehingga kebetulan pohon tersebut sedang berbuah. Mereka berdua melihat beberapa durian yang sudah terlihat matang di pohon. Rudi mengatakan bahwa durian tersebut pasti manis. Sementara temannya Anton mengatakan bahwa durian tersebut tidak ada rasanya. Mengapa bisa berbeda?

“Mengapa kamu mengatakan bahwa durian tersebut tanpa rasa?” tanya Rudi kepada Anton.

BACA JUGA: Sudah Malas Cari Pekerjaan? Coba Lakukan Hal Ini

Sambil tersenyum Anton menjawab, “Mata tidak bisa merasakan manis atau pahit. Jadi durian tersebut tidak punya rasa karena hanya bisa dilihat.”

Kacian deh loe!” ejek Rudi sambil tertawa.

“Memang kamu bisa memakan durian itu?” kata Anton balik menyerang.

“Kenapa tidak?” jawab Rudi sambil tersenyum yakin.

“Kamu mau mencurinya? Yang punya rumah ini galak. Kalau ketahuan bisa bahaya!” kata Anton.

“Siapa bilang mau mencuri? Saya akan mendapatkan durian itu tanpa mencuri,” bela Rudi dengan yakin.

“Bagaimana mungkin? Memang kamu punya uang untuk membelinya?” tanya Anton.

“Tidak juga, tetapi saya punya ini dan ini.” kata Rudi sambil menunjukan kepala dan otot bisepnya. Rudi melanjutkan, “Mari kita buktikan.”

Kemudian Rudi menuju pintu pagar kebun tersebut dan memijit bel. Pemilik rumah pun keluar dan bertanya kepada Rudi.

“Ada apa Rudi?”

“Apakah bapak perlu bantuan untuk membersihkan kebun Pak? Kami berdua siap membantu bapak,” kata Rudi sambil melirik temannya Anton. Anton seperti dihipnotis langsung mengangguk.

“Oh begitu!” kata pemilik rumah, “kamu mau apa sebagai upahnya?” lanjutnya.

“Cukup satu buah durian saja pak,” kata Rudi sambil melihat sebuah durian yang terlihat sudah matang.

BACA JUGA: 3 Hal Penting dalam Sebuah Pekerjaan

“Kalian kan berdua, nanti saya kasih dua buah, masing-masing satu. Asal kalian bekerja dengan baik.”

“Siap pak!” kata Rudi sambil memberi hormat layaknya tentara disusul oleh Anton.

Singkat cerita pekerjaan pun beres. Mereka berdua menikmati durian masing-masing. Rudi bertanya kepada Anton.

“Bagaimana rasanya durian kamu?”

“Manis, he he,” jawab Anton sambil tertawa.


Kisah tersebut menggambarkan bahwa seringkali kita merasa tergoda untuk memiliki hal yang belum dirasakan. Sebagaimana durian tanpa rasa itu, yang memang belum mereka rasakan. Mereka ingin merasakannya. Dan akhirnya mereka bisa merasakannya.

Nah, hal yang perlu kita pelajari dari mereka adalah cara mendapatkan durian itu. Mereka bisa saja mencuri, tapi tidak mereka lakukan. Mereka mendapatkan durian itu dengan cara berusaha. Ya, cara inilah yang memang baik untuk kita.

Seringkali, ketika seseorang menginginkan sesuatu, banyak orang melakukan usaha dengan cara yang tidak halal. Sebab, mereka ingin dapat dengan cara instan. Padahal, seharusnya jika kita ingin mendapatkan sesuatu maka harus ada yang kita korbankan untuk itu, yakni usaha dan kerja keras. Maka, hasilnya pun akan terasa manis. []

SUMBER: MOTIVASI ISLAMI


Artikel Terkait :

Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline