Unik, Informatif , Inspiratif

E-tekstil, Inovasi Baru Pakaian Pintar, Sehebat Apakah?

0

Manusia adalah mahluk yang paling kreatif. Manusia selalu mencari cara agar lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan. Manusia juga selalu rajin mencari cara untuk menopang kemalasannya.

Saat ini para ilmuwan telah menemukan pakaian pintar. Dilansir Forbes, belum lama ini, mengembangkan e-tekstil terbaru. Kain dengan komponen digital tertanam dari lampu dan baterai ke komputer kecil dan sudah diperkenalkan dalam beberapa peragaan sebelumnya.

Tekstil yang dapat meningkatkan kinerja dapat digunakan dalam skenario olahraga dan militer. Tekstil ini memiliki fungsi seperti mengendalikan suhu tubuh, mengurangi hambatan angin, dan bahkan mengendalikan getaran otot.

BACA JUGA: Hati-hati, Inilah 5 Penyakit Mental Gara-gara Teknologi!

Dalam kondisi ekstrim, E-tekstil juga bisa sangat penting Karena tekstil ini dapat melindungi pemakainya terhadap radiasi atau dingin ekstrem atau kombinasi keduanya ketika digunakan untuk perjalanan luar angkasa.

Sejauh ini, para ilmuwan telah mencoba berbagai metode untuk membuat bahan fleksibel yang sudah biasa digunakan untuk pakaian, seperti katun, menjadi tekstil konduktif. Deposisi uap dan penjepit listrik telah bertemu dengan beberapa hasil yang baik dan juga memiliki lapisan semprotan.

Sayangnya, dalam skala besar, produksi bahan konduktif yang hemat biaya tetap sulit ditemukan.

Kini para ilmuwan telah menemukan metode perakitan sederhana dengan berbiaya rendah untuk menyiapkan serat konduktif yang digunakan dalam pakaian pintar. serat konduktif yang fleksibel dan dapat diregangkan dengan morfologi seragam telah ditemukan oleh peneliti dari Nanjing University of Posts and Telecommunications.

BACA JUGA: Inovasi Teknologi: Semangat Ilmuwan Muslim sejak Dahulu

Peneliti menjamin serat ini memiliki konduktivitas tinggi dan kekuatan mekanik yang baik. Contoh paling sederhana dari serat konduktif adalah kabel logam, seperti kawat tembaga. Hal yang perlu dipertimbangkan juga bahwa untungnya elemen-elemen itu tidak akan membuat baju menjadi sangat nyaman atau fleksibel.

Saat percobaan, para ilmuwan mengambil keuntungan dari aksi kapiler dari serat kain yang ada seperti kapas, nilon, dan poliester. Ilmuwan merendam serat dalam larutan yang mengandung kawat nano perak dan kawat nano kemudian secara spontan diserap dan merata dilapisi ke setiap benang melalui aliran yang diinduksi penguapan.

Tekstil yang dihasilkan adalah konduktor yang fleksibel dan dapat diregangkan, dengan morfologi seragam, konduktivitas tinggi, dan kekuatan mekanik yang baik.

Semuanya menjanjikan untuk aplikasi dalam elektronik yang dapat dipakai dan kain menjadi pintar. Luar biasa. []

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :

Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline