Foto: Tribunnews

Ekonomi, Sebab Pemukulan Wanita di Masjid Samarinda

Polisi membengkuk Muhammad Juairi (45), pelaku pemukulan seorang wanita bernama MAN (20) di Masjid Al Istiqomah, Samarinda, Kalimantan Timur.

“Ya sudah ditangkap,” Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Timur Komisaris Besar Polisi Andhi Tristianto ketika dikonfirmasi, Kamis (3/1/2019).

BACA JUGA: KH Umar Basri Sering Tiba-tiba Menangis Jika Ingat Pemukulan Terhadap Dirinya

Pelaku ditangkap di rumahnya, di Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (2/1/2019) sore. Penangkapan dilakukan usai setelah melakukan pengejaran ke sejumlah kota.

Dari hasil interogasi awal, pelaku melakukan pemukulan lantaran motif ekonomi. Di mana pelaku sehabis pulang Salat Jumat merasa lapar dan tidak mempunyai uang.

Kemudian pelaku melihat seseorang di dalam masjid yaitu korban. Pelaku berniat mengambil barang milik korban dengan cara memukul pakai sepotong kayu di bagian belakang.

“Korban menjerit dan ada salah satu warga mengetahui, kemudian pelaku melarikan diri tanpa sempat mengambil barang dari korban,” kata Andhi.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti satu kayu panjang sekitar 55 sentimeter dan satu lembar mukena.

Sebelumnya, seorang perempuan berinisial MAN menjadi korban pemukulan seorang pria pada Jumat, 28 Desember 2018.

BACA JUGA: Ini Kronologi Pemukulan Guru Seni SMA di Sampang

Korban dipukul dengan sebuah balok saat sedang melaksanakan ibadah salat di Masjid Al Istiqomah, Samarinda, Kalimantan Timur. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka lebam di bagian tengkuk.[]

SUMBER: VIVA


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

tukang becak

Dipenjara, Tukang Becak Ini Dapat Donasi Rp 700 Juta Lebih

Akibat kecelakan itu, nyawa penumpang tidak tertolong dan akhirnya meninggal 15 menit setelah tiba di rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *