Eksistensi Harimau yang Semakin Menyedihkan

0

Oleh: Kesit Susilowati

Harimau itu dikenal sebagai simbol keperkasaan, keberanian, sekaligus kengerian. Tapi rasanya itu cuma simbol saja. Buktinya, hari ini populasi harimau mengalami penurunan drastis. Mengingat peran ekologisnya yang berada di puncak piramida makanan, rasanya menjadi penting menyelamatkan kehidupan liarnya.

Seberapa pentingkah kita menjaga ular, harimau, atau hiu? Bukankah mereka adalah binatang-binatang yang menakutkan dalam kehidupan manusia? Cara mereka menyakiti manusia, sungguh sangat buruk bagi orang yang kurang mengerti peran penting hewan-hewan menakutkan ini.

BACA JUGA: Video: Saat Beri Makan Harimau, Kakek Ini Alami Hal Mengerikan

Singkatnya, sebagai hewan top dalam piramida makanan, harimau sebagai predator mempunyai peran penting dalam mengendalikan populasi hewan dibawahnya. Bayangkan bila harimau punah, maka hewan di bawahnya akan mengalami ledakan populasi. Sebut saja para herbivora. Jika Herbivora mengalai ledakan populasi, maka, daya memamah biak akan bersifat merusak, karena kecepatan tumbuh rumput, belukar, perdu, kalah dengan daya panen para herbivora ini. Bila ini sampai terjadi, maka, penggurunan lahan padang rumput, savana, bisa saja terjadi. Dan gurun adalah bencana ekologis yang cukup menyedihkan.

BACA JUGA: Staf Bonbin Tewas Diterkam Harimau Putih Saat Hendak Beri Makan

Kini kita mengerti, bahwa harimau, cukup penting bagi kelestarian alam. Namun sebagaimana kita tahu, harimau kini terdesak oleh hilangnya habitat, karena ledakan populasi manusia. Kemiskinan juga menjadi kunci hilangnya harimau. Karena harimau dinilai cukup berharga secara ekonomi.

Syukurlah, banyak negara di dunia ini yang mulai menyadarinya. Kelestarian harimau, kini dijamin oleh pengawasan hukum, dan strategi konservasi yang terus berinovasi. []

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline