Unik, Informatif , Inspiratif

Erdogan Ikut Angkat Peti Mati Korban Apartemen Runtuh

0

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengangkat peti mati salah satu korban tewas runtuhnya bangunan apartemen di Istanbul.

Bersama beberapa orang, Erdogan yang mengenakan pakaian serba hitam itu memanggul peti yang tertutup kain berwarna hijau tua.

BACA JUGA: Erdogan Sampaikan Bela Sungkawa kepada Korban Tsunami Selat Sunda

Dia menghadiri pemakaman 9 anggota dari satu keluarga yang tewas, setelah menjenguk korban selamat di rumah sakit.

Pada Sabtu (9/2/2019), Erdogan juga mengunjungi lokasi kejadian dan mengaku memetik pelajaran dari peristiwa yang menyoroti kembali soal keamanan bangunan di ibu kota.

“Kami memetik banyak pelajaran yang dipelajari dari peristiwa ini. Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” katanya, kutip AFP.

Tercatat korban tewas akibat insiden tersebut mencapai 21 orang.

Pada Rabu (6/2/2019), bangunan apartemen berlantai 8 di Kartal, Istanbul, Turki, tiba-tiba runtuh, membuat kepanikan para penghuni, dengan puluhan dari mereka terjebak di bawah puing-puing.

Namun, penyebab runtuhnya bangunan itu masih belum diketahui oleh pihak berwenang. Seperti diberitakan Daily Mail, investigasi awal menunjukkan tiga lantai teratas apartemen tersebut dibangun secara ilegal.

“Di area ini, kami menghadapi masalah serius dengan bisnis ilegal yang dilakukan untuk mencatak uang,” ucap Erdogan.

Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu memperkirakan sebanyak 35 orang masih terperangkap di bawah puing-puing.

Operasi pencarian terus berlanjut, puluhan petugas penyelamat bekerja di lokasi kejadian dengan menggunakan crane untuk mengangkat balok beton yang besar.

BACA JUGA: Erdogan: AS Pulang, Turki Bakal Teruskan Lawan ISIS

Otoritas mencatat, ada 43 orang yang terdaftar tinggal di dalam bangunan, yang menampung 14 apartemen dan tiga praktik usaha.

Runtuhnya bangunan apartemen sekaligus memicu kritik terhadap pengampunan pemerintah pada tahun lalu kepada mereka yang dituding membangun secara ilegal. []

SUMBER: DAILY MAIL | AFP | KOMPAS


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline