Unik, Informatif , Inspiratif

Fakta Susu Kental Manis, Tidak Cocok Dikonsumsi Anak

0

SUSU banyak mengandung manfaat bagi kesehatan tubuh. Susu juga terkenal dengan kandungan kalsiumnya yang baik untuk pertumbuhan dan menguatkan tulang. Akan tetapi, ternyata tidak semua susu baik untuk dikonsumsi. Misalnya fakta susu kental manis (SKM), lebih tepat jika digunakan untuk bahan mengolah makanan karena memiliki kandungan gula sebesar 40-50 persen.

Namun, seperti kita tahu, banyak anak yang justru mengonsumsi SKM ini setiap pagi sebelum memulai aktivitas.

BACA JUGA: Jangan Susui Bayi Sambil Berbaring, Bisa Sebabkan Gangguan Telinga!

Peneliti Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi Pangan dan Pertanian Asian Tenggara Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, MCN, mengatakan, SKM dalam pembuatannya ditambahkan gula agar susu menjadi lebih awet. Negatifnya, SKM tak cocok dikonsumsi oleh anak-anak.

“Karena gulanya terlalu tinggi. Kalau anak kurang menjaga kebersihan mulut bisa menjadi karies gigi,” kata Dodik.

Gula yang terlalu lama mengendap di mulut, akan sulit dinetralkan oleh air liur. Ini mengakibatkan karies pada gigi karena berubah menjadi asam.

Selain itu, fakta susu kental manis berikutnya yaitu tingginya kandungan gula dalam SKM yang dapat menjadi pemicu obesitas pada anak. Kemudian, anak juga akan lebih memilih mengonsumsi makanan manis daripada buah dan sayuran.

BACA JUGA: Tidak Semua Sama, Ternyata Ini Macam-macam Susu

Dodik mengatakan, kandungan gizi SKM lebih rendah dibandingkan dengan jenis susu lainnya. Protein dan kalsiumnya saja lebih rendah daripada susu bubuk atau susu segar. “Karena itu bukan sumber minuman, dia untuk olahan. Rasa yang diharapkan,” kata Dodik.

Untuk itu, kebiasaan mengonsumsi makanan manis perlu diubah. Tak seperti orang dewasa, mengubah kebiasaan anak lebih mudah dan orang tua dapat mengendalikannya. “Orang tuanya harus tahu, kalau tidak, anaknya tidak akan berubah juga,” kata Dodik. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.