Federasi Papua Barat Proklamasikan Kemerdekaan, Pemerintah dan BIN Dipertanyakan

0

Beberapa waktu lalu publik sempat dikejutkan dengan adanya proklamasi kemerdekaan Negara Federasi Papua Barat (NFRPB). Proklamasi NFRPB yang digelar di area Kampus Universitas Cenderawasih Abepura Jayapura, Ibu Kota Provinsi Papua, Selasa (31/7/18) lalu, itu digerakkan oleh Yoab Stafle beserta 50 pendukungnya.

Menanggapi hal itu, Koordinator Aliansi Mahasiswa Anti-makar Otis menilai pemerintah telah kecolongan.

Ia pun turut mempertanyakan peran intelijen dalam kasus disintegrasi bangsa yang digelar di lingkungan perguruan tinggi tersebut.

BACA JUGA: Ini Langkah TNI Demi Bebaskan Sandera di Papua

“Kenapa bisa begitu mudahnya dan sangat leluasanya proklamasi disintegrasi bangsa itu digelar di lingkungan perguruan tinggi. Fungsi Intelijen Negara kita lemah, tidak berfungsi maksimal dan sungguh mengecewakan,” kata Otis di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/18).

Ia menambahkan, Proklamasi Papua Barat adalah persekongkolan makar dan pemberontakan terencana.

Untuk itu, Otis meminta separatis Papua harus dibabat sampai habis hingga ke akar-akarnya.

Bahkan, ia mempertanyakan peran Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Keamanan (BIK) Mabes Polri dengan adanya kejadian tersebut.

BACA JUGA: Selain Freeport di Papua, Ternyata 4 Daerah Ini Juga Gunungnya Mengandung Emas

“Kenapa BIN dan Badan Intelijen Keamanan Mabes Polri bisa kebobolan? Copot BG dan Kepala BIK sekarang juga,” pintanya dikutip rmolco. []

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline