Foto: Hello-pet

Filosofi Bangun Tidur (2) ‘Bukalah Tiga Ikatan!’

Foto: Hello-pet

INSPIRADATA. Bangun tidur di pagi hari, bagaikan dihidupkan kembali setelah mati. Dengan bersiap-siap menghadapi aktivitas hari tersebut, alangkah baiknya dengan ‘laporan’ rasa syukur kita kepada Allah.

Sebagaimana Allah berfirman:

وَهُوَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ بِاللَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُمْ بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيهِ لِيُقْضَى أَجَلٌ مُسَمًّى ثُمَّ إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Artinya : “Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur (mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan.” (Surah Al-An’am ayat 60)

Dalam do’a yang dicontohkan Nabi saw, mengingatkan adanya hari kebangkitan setelah kematian sebagaimana manusia bangun dari tidurnya. Diawali dengan kalimah tauhid, syukur, dan ucapan baik.

Dalam keadaan tidur, syetan memberikan tiga ikatan atau belenggu kepada orang yang tidur tersebut.

Sebagaimana hadis dari Abu Hurairah r.a katanya;” Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda maksudnya :

Syaitan itu memberikan ikatan pada ujung kepala seseorang di antara engkau semua sebanyak tiga ikatan, kalau ia tidur. Ia membuat ketentuan pada setiap ikatan itu dengan kata-kata yang berbunyi:

“Engkau memperoleh malam panjang, maka tidurlah terus!” Jikalau orang itu bangun lalu berzikir kepada Allah ta’ala maka terurailah sebuah ikatan dari dirinya, selanjutnya jikalau dia terus berwudhu’, lalu terurai pulalah ikatan satunya lagi dan seterusnya, jikalau ia bersolat, maka terurailah ikatan seluruhnya, sehingga berpagi-pagi ia telah menjadi bersemangat serta berhati gembira. Tetapi jikalau tidak sebagaimana yang tersebut di atas, maka ia berpagi-pagi menjadi orang yang berhati buruk serta pemalas.”

(Hadis Riwayat Muttafaqun ‘alaih).

1. Untuk membuka ikatan pertama adalah membaca zikir (do’a bangun tidur):

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

“Alhamdulillaahil Ladzii Ahyaanaa Ba’da Maa Amaatanaa Wailaihin Nusyuur”

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepada-Nya (kami) akan dibangkitkan.”

2. Untuk membuka ikatan kedua apabila kita mengambil wudhu’.

3. Untuk membuka ikatan ketiga dengan kita mengerjakan sholat subuh.

Jika kita bangun daripada tidur sebelum masuk subuh kerjakanlah solat tahajjud dua rekaat dirumah dan bersiap-siaplah ke masjid untuk solat subuh berjemaah.

Seandainya ketiga-tiga ikatan syaitan ini dapat dibuka dan hilang, maka semangat, ceria dan bergembira akan dirasakan untuk menghadapi aktivitas yang akan dikerjakan. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *