Foto Ini Berbicara Kepada Kita Tentang Daya Tahan Anak-anak Aleppo

INSPIRADATA. Serangan yang tak berkesudahan oleh rezim Assad terhadap warga Aleppo, membuat tetesan air mata keluar dari mata orang-orang yang tidak berdosa. Mayat-mayat berserakan di jalan, suara tangisan terdengar dibalik reruntuhan, darah-darah dan keringat pun terus mengalir dalam tubuh warga Aleppo.

Tidak terkecuali bagi anak-anak Aleppo. Mereka harus bertahan di dalam situasi pelik. Kehilangan orangtua, adik, kakak, dan sanak saudara telah mereka rasakan.

Tidak seperti anak pada umumnya, dalam situasi perang mereka berusaha menjalani peran yang sama dengan orang dewasa. Mulai dari membantu pengungsi hingga memanaskan kuali yang entah apakah ada isinya atau tidak.

Kondisi ini menuntut mereka untuk memiliki sifat tangguh. Seperti beberapa foto yang menunjukkan ketangguhan dan daya tahan anak-anak Aleppo:

1. Namun tiga orang anak ini tetap mampu bertahan di wilayah yang dikuasai pemberontak di Aleppo, yang menjadi sasaran serangan pasukan pemerintah dengan dukungan serangan udara Rusia.

Foto: Reuters

2. Dua orang remaja di kawasan al-Shaar, Aleppo, sepertinya tidak menghadapi ‘masalah’ di antara bangunan yang sudah rusak berat karena perang.

3. Sejumlah warga mengungsi dari kawasan yang dikuasai pemberontak menuju tempat yang sudah direbut kembali oleh pasukan pemerintah Suriah, Selasa 13 Desember.

Foto: AFP

4. Salah seorang anak laki-laki di Aleppo dari sejumlah anak di Suriah yang layak untuk meraih predikat ‘memiliki daya tahan terkuat di dunia’.

Foto: AFP

5. Di sela-sela perang di Aleppo -yang disebut memasuki tahap-tahap akhir- seorang anak memasak dengan sepenuh hati dan tak ada yang bisa memastikan bahwa makanan itu kelak bukan yang terakhir baginya.

Foto AFP

6. Dua orang anak mengambil persediaan makanan dari sebuah gudang milik kelompok pemberontak di kawasan al-Kalasseh, Aleppo, yang berhasil direbut kembali oleh pasukan pemerintah Suriah.

Foto: AFP

7. Seorang anak yang sakit dengan tabung infus-nya digendong untuk ikut mengungsi ke kawasan lain di Aleppo yang diperkirakan akan lebih aman.

Foto: Reuters

8. Sementara anak laki-laki ini ikut membantu upaya pengungsian ke tempat yang aman sebagai antisipasi atas serangan akhir dari pasukan pemerintah Suriah untuk merebut wilayah yang masih dikuasai kelompok pemberontak.

Foto AFP

Artikel Terkait :

About Tia Apriati Wahyuni

Check Also

Rahasia Televisi, Bisa ‘Membius’ Otak

TV merupakan contoh yang sangat baik sekali bagaimana perangkat ini mempengaruhi pikiran Anda sebagai akibat pengaruh yang ditimbulkannya kepada otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *