Perbanyak puasa, tak hanya puasa perut, tapi juga puasa mata, dengan berhenti nonton film-film provokatif.

Galau karena Belum Menikah? Ini Penyebabnya (1)

masalah-300x215INSPIRADATA. Belum adanya tanda-tanda untuk menikah membuat sebagian orang resah atau galau. Galau adalah kondisi dimana seseorang menghawatirkan sesuatu yang belum tentu seperti pada kenyataannya. Bentuk kegalauan sebelum menikah bisa berupa, takut tidak ada joh, pengen nikah tapi belum sanggup, gampang baper (bawa perasaan) dan lain-lain.
Adapun beberapa penyebab galau karena belum menikah.

1. Pengen Nikah tapi Belum Sanggup
Perlu dikaji lebih jauh tidak sanggupnya di bagian mana, sekadar merasa belum siap? Belum mapan ekonomi? Atau ada persoalan lainnya?
Masalahnya, kalau tidak disanggupi, kapan sanggupnya?
Solusi sementara, perbanyak berpuasa dan segera mampukan diri. Yakin Allah akan memberi Pertolongan-Nya.

2. Gampang baper dan belum ikhtiar secara optimal
Ada orang yang galau belum menikah karena gampang terbawa perasaan.

Lihat undangan nikah orang lain langsung baper.

Lihat Drama Korea yang romantis langsung baper lagi. “Seandainya aku sudah menikah…”

Nah, perlu sekali menghentikan kebiasaan berandai-andai seperti itu! Karena itu celah masuknya setan ke hati kita. Buat yang gampang baperan, stop juga nonton film romantis, jaga pandangan, jaga hati!

Perbanyak puasa, tak hanya puasa perut, tapi juga puasa mata, dengan berhenti nonton film-film provokatif.

Yakinlah bahwa setiap usahamu untuk menjaga hati akan mendapat ganjaran dahsyat dari Allah.

Tapi jangan lupa usaha untuk berproses taarufnya yaa…

Jodoh itu mirip-mirip sama rezeki, sudah diatur Allah, tapi kalau nggak diupayakan yaa bagaimana tho?
Pengennya diem di kasur aja trus ada emas sekaligus mas-mas jatuh ke kamar kita dari langit gitu? Sayangnya hukum alamnya tidak begitu, kita perlu ikhtiar dulu.

Kalau tidak mau ikhtiar sekarang, yaa jangan baperan kalau orang-orang yang memang duluan ikhtiar akhirnya satu-satu mendahului kita menggenapkan separuh dien.

Untuk perempuan, ikhtiarnya bisa dengan minta tolong ke guru ngaji atau teman terdekat, minta dikenalkan dengan laki-laki yang berakhlak baik.
Untuk laki-laki, ikhtiarnya yaa banyak, kan mau jadi imam keluarga: Pastikan harta yang engkau peroleh benar-benar dari pekerjaan halal, perbaiki bacaan quran makhrojul huruf dan tajwidnya, juga beranikan diri melamar perempuan yang memang kau anggap cocok untuk jadi ibu dari anak-anakmu kelak.
Selain ikhtiar yang sifatnya langsung, perlu juga ikhtiar yang sifatnya langitan, yakni perbanyak infaq shodaqoh. Sudah berapa banyak sedekah bulanan yang dikeluarkan? Ini juga ikhtiar yang perlu dilakukan.

Kalau sudah ikhtiar optimal, yaa tak perlu galau…

Buat yang sudah ikhtiar optimal tapi masih juga galau, berarti masih kurang tawakal sama Allah. Ingat, bukan ikhtiarmu itu yang mendatangkan jodoh loh yaa… ikhtiar itu memang kewajiban kita sebagai hamba yang lemah. Hasil itu haknya Allah. Allah berhak untuk kabulkan seketika, atau sepuluh tahun lagi, itu hak Allah. Jadi ikhtiar pamungkas adalah dengan bertawakal.[]

Sumber: www.ummi-online


Artikel Terkait :

About Tia Apriati Wahyuni

Check Also

alasan suami selingkuh

Perhatikan, 5 Hal Sepele Ini Bisa Jadi Tanda Pasangan Anda tengah Berselingkuh

Meski demikian, ada juga orang yang tetap biasa saja dengan HP. Kemana-mana dia tidak perlu terlalu sering memegang handphone. Membuka handphone kalau ada notifikasi saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *