Gatot Minta Maaf Soal Insiden Pemukulan TNI Terhadap Polantas

0 193

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo minta maaf terkait insiden pemukulan terhadap anggota polisi lalu lintas di Pekanbaru, Riau, yang dilakukan anak buahnya, Kamis (10/8/2017).

Gatot mengatakan, tentara berpangkat sersan dua berinisial WS itu telah ditahan.

“Nanti Kodam (Komando Daerah Militer) memberi penjelasan, ternyata anggota tersebut dalam perawatan sakit jiwa. Tapi bagaimana pun juga dalam hal ini saya minta maaf atas kelakuan anggota saya tersebut,” kata Gatot di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Dikatakan Gatot, meski WS menderita gangguan jiwa, proses hukum akan tetap dilakukan. Ia juga mengatakan, anggotanya yang memukul polantas itu kerap berkonsultasi di sebuah Rumah Sakit Jiwa.

Kendati demikian, Gatot tak tahu jenis penyakit yang diderita WS dan detail nama rumah sakit tempat tentara itu konsultasi.

“Tapi tetap kami proses hukum, nanti hukum yang akan menentukan bagaimana,” ujar Gatot, seperti dilansir CNN Indonesia.

Video kasus pemukulan WS terhadap Polantas merekam kejadian itu di media sosial. Terlihat, dalam video tersebut, WS meluapkan amarah terhadap polantas di tengah jalan.

WS ketika itu mengenakan pakaian dinas TNI yang ditutup jaket berwarna cokelat. Ia terlihat memukul helm polantas dan menendang motor di tengah jalan.

WS Tidak Naik Pangkat

Kepala Pusat Pembinaan Mental TNI Laksma TNI Darajat Hidajat, mengatakan, Serda WS sedang mengalami depresi.

Darajat menjelaskan, Serda WS merupakan tim binaan intel yang masih dalam status pembinaan untuk terapi, karena ada gangguan kejiwaan.

“Sebelumnya Serda WS dinas di Padang dan pacaran dengan seorang wanita di sana dan menurut info, Yang bersangkutan menjadi stress karena konon di diguna-guna oleh wanita tersebut,” kata Darajat melalui pesan singkat.

Dikatakan Darajat, terkadang WS tertawa sendiri dan marah-marah dengan penyebab tidak jelas. Selain itu, Serda WS bertahun-tahun tidak mengalami kenaikan pangkat.

“Tidak naik, karena gangguan jiwa atau stres. sekarang ini yang bersangkutan diamankan di belakang rumah kapten Latif Dantim intel Pekanbaru,” kata dia. []

(Visited 208 times, 1 visits today)
loading...
loading...

You might also like More from author

Comments

Loading...