gejala keracunan, Gejala Keracunan Makanan dan Cara Tanggulanginya
Unik, Informatif , Inspiratif

Gejala Keracunan Makanan dan Cara Tanggulanginya

0

Makanan basi atau yang sudah terkontaminasi bakteri atau virus bisa jadi merupakan jalan penyebab keracunan. Beberapa bakteri yang bisa menyebabkan keracunan makanan antara lain Salmonella, E. coli, Campylobacter, dan norovirus.

Gejala keracunan biasanya akan muncul dalam waktu sehari setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Namun ada pula gejala yang muncul dalam waktu beberapa menit atau jam saja. Dikutip dari IDN Times, begini berbagai gejala keracunan makanan beserta cara menanggulanginya!

BACA JUGA: Keracunan Air, Apa Bisa?

Setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri atau virus, gejala keracunan makanan akan muncul beberapa saat kemudian. Beberapa gejala yang harus kamu waspadai antara lain perut mual, muntah-muntah, kram perut, tubuh terasa lemas, hilang selera makan, suhu tubuh naik turun, demam, serta diare berkepanjangan yang mengandung darah atau lendir.

Kebanyakan orang menyepelekan gejala-gejala di atas dan menganggap itu sebagai hal yang lumrah terjadi.

Kondisi keracunan makanan setiap orang itu berbeda. Ada yang tidak memerlukan pengobatan khusus, ada pula yang harus pergi ke dokter.

Beberapa cara yang dapat kamu lakukan sendiri di rumah antara lain minum larutan elektrolit, istirahat dan minum banyak air putih agar tidak kekurangan cairan, serta makan sedikit demi sedikit meski mual masih terasa.

BACA JUGA: Manfaat Kurma, Bisa Netralisir Racun

Kalau kamu mengalami diare, jangan sembarangan minum obat penyembuh diare yang dijual bebas tanpa persetujuan dokter. Selain minum air putih yang banyak atau larutan elektrolit, kamu pun bisa menggantinya dengan minum air kelapa. Makan makanan yang mudah dicerna seperti pisang atau nasi juga bisa menjadi solusi.

Jika tubuh masih demam tinggi, diare dan detak jantung berdegup kencang, maka sebaiknya kamu pergi ke dokter. Kondisi dan imun tubuh juga menentukan gejala yang muncul saat mengalami keracunan makanan. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.