Unik, Informatif , Inspiratif

Google Bakal Pasang Sistem Keamanan buat Aplikasi di Play Store

0

Google telah membuat sistem keamanan metadata untuk seluruh APK Android. Hal tersebut disinyalir akan sangat bermanfaat bagi para pengguna.

BACA JUGA: Awas, WhatsApp Palsu Beredar di Play Store, Ini Cirinya

Sistem keamanan tersebut akan memastikan semua aplikasi yang terpajang di Google Play Store adalah otentik dan berasal dari sumber yang kredibel. Pelacakan autentikasi bisa dilakukan bahkan ketika penggunanya sedang tidak terkoneksi internet.

“Nantinya, untuk aplikasi yang didapatkan dari kanal distribusi yang telah disetujui Play (Store), kami akan bisa menentukan autentikasi aplikasi ketika perangkat offline, menambahkan aplikasi yang dibagikan ke pustaka Play Store, dan mengatur pembaruan aplikasi ketika perangkat kembali online,” tulis Google.

Metadata tersebut akan terpasang di APK terbaru, Android Signature Scheme. Android akan mensyaratkan metadata tersebut untuk ada di setiap aplikasi yang terinstal. Metadata akan memberikan kontrol kepada para pengembang aplikasi tentang bagaimana dan kapan aplikasi mereka digunakan.

BACA JUGA: Sederhana, Ini Inspirasi Asal Bentuk Robot Maskot Android

Bisa dikatakan, sistem yang digunakan Google adalah manajemen hak digital (DRM). Sistem ini bisa digunakan untuk melndungi produk digital yang memiliki hal cipta dengan memberi batasan-batasan akses tertentu pada pengguna.

Sistem yang dipasang Google, diklaim akan meningkatkan sistem keamanan di paltform Android untuk mempersulit pemasangan aplikasi palsu dan aplikasi berbahaya lainnya.

Karena berupa DRM, ada beberapa hal yang perlu diperhartikan. Misalnya, mengubah string metadata, dapat memaksa pengguna untuk meng-update versi aplikasi terbaru yang bisa jadi tidak lebih baik dari versi lama.

BACA JUGA: Wow, Fantastisnya Gaji Seorang CEO Google!

Memang masih dini untuk memastikan apakah pemaksaan semacam itu akan terjadi dalam waktu dekat ini. Namun pastinya, pembaruan sistem keamanan ini akan sangat membantu pengguna Android yang was-was setelah laporan 800 aplikasi di Play Store terjangkit malware pada awal Juni lalu.

Dengan sistem ini, pengguna akan terhindar dari aplikasi populer palsu yang berpeluang mengambil data pengguna saat pertama kali mengunduh. []

SUMBER: SLASH GEAR | KOMPAS


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.