Unik, Informatif , Inspiratif

Gubernur Bali Imbau Warganya Tak Pakai Mercon Berlebihan di Malam Tahun Baru

0

Gubernur Bali, Wayan Koster mengimbau masyarakatnya agar membatasi penggunaan mercon, kembang api, dan bahan sejenisnya di malam pergantian tahun baru 2019.

“Bupati dan wali kota se-Bali agar melakukan koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan meningkatkan sinergitas untuk mengawasi penggunaan mercon, kembang api, dan bahan sejenisnya pada perayaan malam pergantian tahun,” kata Koster, Ahad (30/12/2018).

BACA JUGA: MUI Palu Ajak Umat Islam Kumandangkan Azan saat Tahun Baru

Terkait hal ini, gubernur yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 333.1/5041/ Bid.II/ Satpol PP/ 2018 tentang Pelaksanaan Perayaan Malam Penyambutan Tahun Baru 2019.

Tokoh msyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat juga diminta mengoptimalkan peran aktif masyarakat dalam rangka mencegah dan menyelesaikan potensi-potensi gangguan ketertiban umum.

“Peran aktif ini hendaknya dijalan dengan tetap melalui prinsip kearifan lokal,” kata Koster.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menggelar razia peredaran petasan dan mercon tak berizin di sejumlah kecamatan. Kepala Satpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan sejauh ini pedagang hanya menjual kembang api dan terompet.

BACA JUGA: Jangan Bawa Kembang Api Tahun Baru ke Kereta!

“Kembang api yang dijual pun rata-rata di bawah lima inci, sehingga masih dibolehkan,” katanya.

Suryanegara mengatakan razia akan terus dilakukan sampai malam pergantian tahun. Ini karena pedagang nakal bisa saja muncul mendadak menjual petasan dan mercon pada waktu tersebut. []

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.