delima (foto: deherba)

Hai Mubarak, Masam Sekali Delima ini!

INSPIRADATA. Al-Mubarak, seorang budak yang telah dimerdekakan oleh tuannya. Teladan muslim yang bertaqwa dan indah akhlak, meski hanya berpangkat budak–pada kasat mata manusia.

Zawaj al-Mubarak–nama panjang mantan budak tersebut, ia telah dimerdekakan oleh sang tuan, dijadikanlah ia tukang kebun pemelihara delima milik sang mantan tuan.

Suatu hari al-Mubarak dipanggil oleh sang tuan, di kebun ia perintahkan kepada mantan budaknya, “Hai Mubarak, tolong ambilkan delima untukku!”

Namun, setelah delima di tangan sang tuan…

“Apa kau tak bisa membedakan mana delima yang manis dan mana yang masam?” Kata sang tuan.

Al-Mubarak menjawab, “Tuan belum pernah memberikan izin kepadaku untuk mengetahui, delima mana yang manis dan mana yang masam.”

“Aneh kau ini, sudah berapa tahun kau mengurus kebun ini, dan kau katakan hal tersebut?” Bentak sang tuan, sambil merasa dipermainkan.

Sang tuan tak patah arang, dengan prasangkanya kepada al-Mubarak, ia merasa kalau mantan budaknya tersebut telah berbohong.

Ditanyakanlah kepada penduduk desa di sekitaran kebun delima, dan apa jawaban yang diterima sang tuan?

Jawaban yang diterimanya tak jauh dan tak bukan, bahwa budak al-Mubarak tidak pernah terlihat sedikitpun menyicipi delima-delima di kebun milik sang tuan.

Itulah sedikit teladan dari mantan budak, yang menjadi tukang kebun. Yang kelak ia akan menjadi ayah dari ulama kawakan dari golongan tabi’in. Lihat lanjutan teladannya di artikel al-Mubarak selanjutnya. []

Referensi: Ainallah, DR Khalid Abu Syadi


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

setan

Kulit Membiru karena Dicubit Setan, Benarkah?

Hal ini disebabkan karna penggumpalan darah akibat pecahnya dinding pembuluh darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *