Unik, Informatif , Inspiratif

Hak-Hak Binatang dalam Islam

0

Islam memandang hewan sebagai penopang kepentingan dan manfaat untuk kehidupan manusia. Hewan dapat membantu manusia memakmurkan bumi dan keberlangsungan hidup.

Karena itu, tidak mengherankan jika dalam beberapa surat Al-Quran, Allah meletakkan nama-nama binatang seperti dalam surah Al-Baqarah, An-Naml, An-Nahl dan sebagainya.

BACA JUGA: Ini Cara Sembelih Ikan yang Sesuai Syariat Islam

“Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan. Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan. Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,” (an-Nahl: 5-7)

Apa yang digariskan syariat Islam berupa hak-hak hewan, terdapat larangan untuk menjadikannya obyek. Ibnu Umar berjalan melewati dua pemuda Quraisy yang memasung burung lalu melemparinya.

Lantas Ibnu Umar berkata, “Allah melaknat siapa yang melakukan perbuatan ini. Sesungguhnya Allah melaknat orang yang menjadikan sesuatu yang bernyawa sebagai obyek buruan.” (HR Bukhari)

BACA JUGA: Seperti Inikah Binatang dan Burung-Burung Surga?

Diantara asas terpenting syariat Islam dari hak-hak hewan adalah bersikap penuh rahmat dan lemah lembut.

Bahkan, Rasulullah Shalallahu ‘alihi wasallam melarang untuk menyiksa hewan saat akan disembelih untuk dimakan dagingnya, maupun lantaran tumpulnya alat penyembelih. Juga menyiksa secara mental dengan menunjukan pisau, dimana hal itu menghimpunkan teror yang lebih mengerikan dari kematiannya. []

Sumber: Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.