Hak Seorang Anak Menurut Anjuran Rasulullah

0

Setiap anak memiliki hak untuk diperlakukan dengan baik, disayangi, dan mendapat keadilan itulah yang dianjurkan islam.  Meski ada banyak gaya pola asuh, kebanyakan orangtua muslim tak menyadari pentingnya membangun hubungan emosional dengan anak.

Jika orangtua paham akan pentingnya membangun hubungan emosional dengan anak, si kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang kooperatif, dewasa, dan percaya diri. Oleh sebab itu, orangtua perlu membangun rasa empati agar hubungan emosional dengan anak semakin dekat.

BACA JUGA: Anak Ini Lebih Kaya daripada Bill Gates

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia empati adalah keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain. Prinsip dasar dari hasil orangtua yang empati akan tercermin dari tindakan anak. Seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW kepada semua anak, anaknya sendiri, cucu-cucu dan seluruh hambanya.

Diceritakan dalam sebuah hadist, “Ketika Rasulullah sedang duduk bersama seorang pria bernama Al-Aqra, datang cucu Rasulullah, Hasan. Kemudian Nabi mencium sang cucu. Lalu, Al-Aqra berkata, ‘Aku memiliki sepuluh anak dan tidak pernah mencium salah satu dari mereka’. Nabi SAW kemudian memandang dan berkata, ‘Siapa yang tidak berbelas kasih kepada orang lain akan tidak diperlakukan dengan penuh kasih’.” [Al-Bukhari]

Dalam riwayat lainnya, Rasulullah mengatakan, “Perlakukan anak Anda dengan memenuhi kecukupannya, perlakukan anak-anak Anda memenuhi kecukupannya ” [Sunan An-Nasa’i].[]

Kamu Sedang Offline