Foto: About Islam

Hal ”Sepele” Ini Sebab Ditolaknya Do’a (1)

Berdoa adalah cara kita meminta sesuatu pada Allah SWT. Ada banyak harapan yang kita minta saat berdo’a. Namun tidak semua bisa dikabulkan begitu saja.

Ada yang tertunda waktunya, dan ada pula do’a yang memang ditolak oleh Allah SWT. Biasanya hal yang menghalangi terkabulnya doa adalah dosa. Mulai dari dosa kecil hingga besar berpotensi menjadi penyebabnya.

BACA JUGA: Harta Haram di Akhir Zaman

Namun, ada penyebab lainnya yang juga menjadi alasan kuat doa tertolak. Sayangnya, hal ini sering diabaikan dan dianggap tidak ada pengaruhnya. Padahal, tindakan tersebut berpotensi besar membuat doa menjadi tertolak. Tindakan seperti apa? Berikut ulasannya.

Ternyata, penyebab tertolaknya doa yang sering diremehkan umat manusia adalah makanan.

Seperti kita ketahui, saat ini perkara halal dan haram sudah jarang diperhatikan lagi. Rezeki haram seolah menjadi halal.

Lalu dengan harta haram ini seseorang memenuhi kebutuhannya untuk makan.

Selanjutnya makanan ini akan  diproses dalam tubuh dan menjadi darah daging. Dari sinilah awal  mula tertutupnya pintu doa.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Tabrani, dahulu salah seorang sahabat Nabi yang bernama Sa’ad Bin Abi Waqash meminta Rasulullah SAW untuk mendoakannya agar doa ia mudah dikabulkan Allah.

Kemudian Rasul pun menjawab  “Hai Sa’ad perbaikilah makananmu maka niscaya doamu akan dikabulkan. Sesungguhnya orang yang telah memasukan makanan haram kepada tubuhnya maka doanya tidak akan diterima selama 40 hari.” (HR Tabrani)

Tidak hanya dalam satu riwayat, namun begitu banyak Rasul memperingatkan agar kita selalu mengonsumsi makanan halal.

“Wahai manusia, sesungguhnya Allah Maha Baik dan hanya menerima yang baik. Sesungguhnya Allah telah memerintahkan orang-orang mukmin untuk sama seperti yang diperintahkan kepada para nabi. Kemudian beliau membaca firman Allah yang artinya, Wahai para rasul, makanlah makanan yang baik dan kerjakanlah amal shalih. Dia juga berfirman yang artinya, Hai orang-orang mukmin, makanlah makanan yang baik yang telah Kami anugerahkan kepadamu. Kemudian beliau menceritakan seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh hingga rambutnya kusut dan kotor, ia menengadahkan tangannya ke langit seraya berdoa, Ya Rabb, ya Rabb. Akan tetapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan ia kenyang dengan yang haram. Maka bagaimana mungkin doanya dikabulkan.” (HR. Muslim).

BACA JUGA: Daging Ini Halal untuk Kami, Tapi Haram untuk Tuan

Para ulama menerangkan tentang hadist ini. Mereka sepakat jika seharusnya doanya terkabul, karena memenuhi empat hal yang membuat doa terkabul, yakni ia seorang musafir, ia lelah, ia menengadahkan dua tangan dan sangat berharap kepada Allah.

Namun sayangnya, doanya tak kunjung terkabul, dan penyebabnya adalah makanan haram, minuman haram dan pakaian haram adalah penghalang terkabulnya doa. []

 

SUMBER: INFOYUNIK


Artikel Terkait :

About Mila Munawwaroh

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *