Unik, Informatif , Inspiratif

Hampir 5 Tahun Mati Suri, Merpati Air Bakal Terbang Lagi 2019

0 111

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berhenti beroperasi sejak 1 Februari 2014 akibat kesulitan keuangan. Kabarnya, akan kembali terbang pada 2019 menyusul pelaksanaan restrukturisasi dan revitalisasi perusahaan.

“Rencana perusahaan pada saat dimulainya operasi penerbangan tahun depan akan dilakukan di Biak, Provinsi Papua, yang selama ini merupakan salah satu basis utama Merpati,” kata Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Capt Asep Ekanugraha seperti diberitakan Antara, Ahad (11/11/2018).

BACA JUGA: Di Maskapai Ini Pindah Duduk Saja Kena Denda Rp 1,9 Juta

Ia mengatakan, sekalipun MNA sejak 1 Februari 2014 tidak beroperasi, bukan berarti manajemen berdiam diri dan tidak ada upaya untuk bangkit dari ”mati suri”.

“Manajemen,” katanya, “Sejak perusahaan tidak beroperasi hingga kini terus melakukan pembenahan di internal.”

Misalnya, menyelesaikan hak karyawan yang tidak digaji selama ini, serta berupaya meyakinkan pemerintah dan mengundang investor swasta untuk investasi.

Untuk mengimbangi maskapai swasta

Saat ini pemerintah, khususnya Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan, serta investor swasta telah menyatakan bahwa MNA perlu dihidupkan kembali mengingat keberadaannya diyakini sangat dibutuhkan untuk mengimbangi maskapai swasta.

“Sudah ada investor swasta yang bersedia menanamkan Rp 6,4 triliun untuk mengoperasikan kembali Merpati, dan saat ini adalah momentum yang tepat untuk perusahaan berkiprah lagi di bisnis penerbangan,” kata Asep yang didampingi Direktur Utama PT Merpati Training Center Taufan Yuniar.

BACA JUGA: Merpati, Dulu Pengirim Surat Kini Pengirim Barang Terlarang

Dia optimistis beroperasinya MNA akan bisa bersaing dengan maskapai penerbangan lain yang ada saat ini, mengingat ceruk pasar penerbangan di Indonesia masih terbuka luas.

Salah satu dukungan yang diberikan pemerintah antara lain, dengan banyaknya dibangun sejumlah bandar udara di beberapa daerah, serta ditetapkannya 10 destinasi wisata.

Sepuluh destinasi pariwisata yang menjadi prioritas pemerintah adalah Danau Toba (Sumut), Belitung (Babel), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jateng), Gunung Bromo (Jatim), Mandalika Lombok (NTB), Pulau Komodo (NTT), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara). []

SUMBER: SUARA | ANTARA

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline