Hari Pencoblosan, Polisi Siagakan ‘Pasukan Pemukul’ di TPS Rawan Konflik

INSPIRADATA. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana mengatakan, pihaknya akan menyiagakan pasukan pemukul di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta yang dianggap berpotensi terjadi gangguan keamanan.

Setiap TPS, imbuhnya, akan dijaga oleh satu petugas polisi dan satu anggota TNI.

“Itu akan kita jaga bersama-sama,” kata Suntana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Suntana menjelaskan, khusus untuk TPS rawan konflik pihaknya dan TNI akan memberi pengamanan lebih. Selain itu, di beberapa TPS juga akan ditempatkan personel pemukul.

“Polisi bekerja sama dengan teman-teman dari TNI itu akan menempatkan beberapa personel pasukan pemukul yang diperkirakan di lokasi-lokasi dimungkinkan terjadinya gangguan kemananan,” ungkap dia.

Sementara jumlah pasukan pemukul itu disebutkan sebanyak satu regu hingga satu pleton. Sehingga, jika ada kejadian yang tidak diinginkan di TPS, pasukan ini akan bertanggung jawab mengambil tindakan.

“(Pasukan) ini akan dipimpin seorang perwira menengah,” pungkas Suntana seperti dilansir dari Okezone.com. []


Artikel Terkait :

About Eki Baehaki

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *