Apakah Sepupu Termasuk Mahram?
Foto: Islampos

Hati-hati! Inilah 4 Alasan Bahaya Nikahi Perempuan yang “Merasa” Cantik

Sebagian perempuan dianugerahi kelebihan berupa kecantikan. Hampir semua perempuan cenderung ingin terlihat cantik. Menjadi cantik seolah kebanggaan bagi perempuan.

Maka dari itu, kecantikan juga bisa mendatangkan akhlak yang buruk.

Perempuan cantik dan perempuan yang ‘merasa’ dirinya cantik alias terlalu membanggakan kecantikannya tentu memiliki karakter yang berbeda.

Bila bersyukur, maka perempuan cantik akan rendah hati, berbeda dengan yang merasa cantik, biasanya ia memiliki karakter tinggi hati dan membawa banyak masalah.

Bagi para pria, waspadalah! Hati-hatilah dalam memilih istri. Karena kesalahan memilih istri bisa membawamu ke neraka dunia.

Ini beberapa alasan perempuan yang membanggakan kecantikannya sangat berbahaya jika dinikahi. Itu sebabnya Rasulullah menyatakan untuk menjadikan agama seorang wanita sebagai prioritas untuk dipilih sebagai istri.

1. Tuntutan tinggi
Karena merasa cantik, maka setelah diperistri tuntutannya akan sangat banyak. Minta diperbolehkan berkarir di luar rumah, minta pembantu, minta mobil mewah, rumah mewah, perhiasan. Alhamdulillah kalau suaminya mampu memanjakannya dengan kemewahan, bagaimana kalau suaminya pas-pasan?

Biasanya tipe perempuan seperti ini takkan mau tahu, ia akan menuntut terus apa yang diinginkannya karena ia merasa layak dilayani atas kecantikan yang dimilikinya.

2. Merendahkan suami
Perempuan yang ‘merasa’ cantik sering kali rela dinikahi oleh pria yang secara fisik biasa-biasa saja atau bahkan cenderung kurang, yang penting ‘kantongnya tebal’. Sehingga ia dengan bebas merendahkan fisik suaminya.

“Kamu tuh… tampang pas-pasan gitu, beruntung punya istri cantik seperti aku!”

3. Haus pujian dan pengakuan
Perempuan yang merasa cantik biasanya butuh pujian dan pengakuan, sehingga ia akan banyak memposting foto yang memamerkan kecantikannya di sosmednya misalnya.

4. Mudah tergoda pria lain
Banyak ditemukan kasus para istri yang mudah tergoda rayuan pria selain suaminya. Hal ini disebabkan kurangnya penghargaan terhadap suaminya dan tentunya buruknya pemahaman perempuan tersebut terhadap ajaran agama.

Perempuan yang merasa dirinya cantik mudah tergoda, karena ia merasa bahwa ia memliki suami yang penuh kekurangan sedangkan ia memandang dirinya seperti memiliki banyak kelebihan.

Kecantikan adalah anugerah. Tapi tak pantas jika anugerah tersebut malah membuat kita menjadi hina akibat tingginya hati. Semoga kita tidak termasuk golongan perempuan seperti ini. Wallaahualam. []

Sumber: ummi-online.com


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Terlanjur Haid, Shalat Belum Dikerjakan, Apakah Harus Mengganti?

Sebaliknya dalam mazhab Asy-Syafi'iyah, kewajiban shalatnya tidak gugur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *