atasi lidah terbakar
Foto: 1000 Awesome Things

Hati-hati, Jangan Panaskan 5 Makanan Ini!

Adakalanya kita memasak melebihi kebutuhan, sehingga ada sisa makanan yang tidak termakan. Karena sayang apabila dibuang, jadi kita lebih memilih memanaskannya dengan tujuan agar awet sehingga dapat dimakan kembali di lain waktu.

Memanaskan makanan boleh-boleh saja, namun jangan lakukan terhadap lima makanan di bawah ini karena kandungan yang ada di dalamnya dapat berubah menjadi racun. Simak ulasannya berikut ini.

Bayam
Meski kaya nutrisi, sayur bayam adalah salah satu makanan yang sama sekali tak boleh Anda panaskan karena akan mengakibatkan oksidasi yang membahayakan tubuh. Ketika sayur bayam Anda panaskan, maka kandungan nitrat di dalam bayam akan berubah menjadi nitrit dan bersifat zat karsinogen atau pemicu kanker di dalam tubuh. Selain dipanaskan, bayam juga tidak boleh disimpan lebih dari lima jam untuk dikonsumsi kembali.

Seledri
Seledri juga mengandung zat nitrat yang dapat berubah menjadi kandungan berbahaya bagi tubuh setelah dipanaskan. Sayuran pelengkap ini biasanya dicampurkan dalam sajian sup atau bakso. Jadi hati-hati! Kalau Anda ingin memanaskan kedua makanan ini, mungkin lebih baik Anda buang dulu seledrinya dan gunakan seledri yang baru.

Kentang
Nutrisi yang ada pada kentang akan hilang jika kentang dipanaskan kembali. Selain itu, pada proses pemanasan secara berulang-ulang berisiko memacu perkembangan bakteri yang membahayakan tubuh.

Telur
Telur yang dimasak dalam keadaan bulat cenderung lebih berbahaya ketika dipanaskan bahkan dapat membuat telur menjadi beracun terutama dibagian kuning telurnya. Mengkonsumsi telur yang tidak fresh pun dapat merusak dan menggangu sistem pencernaan. Ada baiknya kalau ingin mengonsumsi telur yang sudah didiamkan, langsung dimakan habis dan tidak perlu dipanaskan.

Nasi
Memanaskan nasi tidak sama dengan menyimpan nasi di dalam rice cooker/warmer. Cara memanaskan nasi yang dimaksud bisa memicu pertumbuhan spora. Apalagi saat suhu nasi tersebut mendingin kembali, spora tersebut akan berkembang biak menjadi bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan diare atau muntah-muntah. Namun Food Standards Agency menyebutkan, yang menyebabkan bakteri berkembang sebenarnya bukan cara memanaskannya, melainkan cara menyimpan nasi dengan cara yang salah. Jadi, kalau nasi tidak diletakkan di rice cooker/warmer, sebaiknya nasi disimpan di dalam lemari es, dan saat akan disantap, baru dikukus kembali. []

Sumber: qraved.com


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *