Unik, Informatif , Inspiratif

Hati-hati, Penyakit Ini Bisa Disebabkan oleh Lalat

0

 

Hampir semua orang tahu bahwa lalat adalah hewan pembawa penyakit. Meski begitu, tetapi saja ada yang cuek melahap makanan yang telah dihinggapi oleh lalat. Ada pula yang hanya membuang sebagian makanan yang telah dihinggapi lalat. Alasannya sih, mubazir. Sebenarnya, boleh atau tidak kita memakan makanan yang dihinggapi lalat?

Makanan dihinggapi lalat, apakah masih layak untuk dimakan?

Lalat sering dijumpai di tempat-tempat yang kotor. Akan tetapi, banyak yang tak menyadari bahaya nyata dari kontaminasi makanan akibat “kunjungan” lalat meski seperkian detik saja.

Menurut para ahli serangga, meskipun banyak orang yang lebih jijik dengan kecoa, ternyata lalat justru lebih kotor ketimbang kecoa. Faktanya, 1 ekor lalat bisa membawa sekitar 300 lebih jenis virus, bakteri, dan parasit penyebab penyakit. Beberapa contoh kuman penyakit yang ikut dibawa lalat ketika mampir di piring makan siang Anda mencakup

1.  colli

2. Helicobacter pylori

3. Salmonella

4. Rotavirus

5. Virus hepatitis A

Badan kesehatan dunia (WHO) juga menyatakan bahwa ada banyak penyakit yang disebabkan oleh makanan dihinggapi lalat, seperti:

1.  Disentri

2. Diare

3. Demam tifoid atau tipes

4. Kolera

5. Infeksi mata

6. Infeksi kulit

Meski memang kuman hanya bisa bertaha hidup selama beberapa jam di permukaan makanan, namun ketika Anda langsung melahapnya, kuman bisa dengan cepat berkembang biak di dalam tubuh dan menyebabkan infeksi.

Tak hanya itu. Satu lalat yang hinggap pada makanan juga sudah cukup membuat Anda sakit. Jadi, tidak perlu menunggu hingga koloni lalat berkerumun pada makanan Anda. Sebaiknya langsung buang makanan tersebut dan ganti dengan yang baru.

Cara melindungi makanan agar tetap bersih dari lalat

Agar makanan tidak dihinggapi lalat. Caranya dengan membersihkan lingkungan-lingkunan sekitar. Pasalnya, lingkungan kotor seperti tempat sampah adalah tempat favorit lalat. Tidak hanya itu, bekas bangkai, hingga bekas makanan basi pun termasuk tempat tinggal sekaligus sarang berkembang biak bagi lalat.

Selalu menutup makanan jika sedang tidak makan. Tempatkan makanan yang tertutup tapat oleh wadah. Agar lalat tidak dapat masuk dan hinggap di atas makanan.

Tidak menutup makanan, WHO juga menganjurkan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya dan usahakan agar tempat sampah di rumah Anda selalu tertutup. Jadi, lalat tidak berkesempatan untuk hinggap di atasnya.

Pastikan juga bahwa Anda selalu mengolah makanan dengan memerhatikan kebersihan dapur dan diri. Biasakan selalu untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, agar tangan selalu bersih ketika menyentuh makanan.

Itu tadi penjelasan tentang makanan yang telah terkontaminasi oleh lalat, semoga bermanfaat. []

 

SUMBER: helloSEHAT.com


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.