Pria Asal Kenya Berlari Sejauh 23 Kilometer tanpa Kaos Kaki (Ilustrasi)

Hebat! Pria Ini Berlari Maraton Sejauh 23 Kilometer dengan Memakai Kaos Kaki

INSPIRADATA. Orang-orang yang menonton lomba maraton di sebuah negara kecil, Estonia, dikejutkan dengan kehadiran seorang pemenang pada lomba tersebut. Pasalnya, sang juara ini berlari maraton dengan hanya menggunakan kaos kaki.

Dia adalah Ibrahim Mukunga Wachira. Pria asal Kenya itu berhasil menjadi jawara pada kejuaraan Tartu Half-Marathon ke-35 sejauh 23 kilometer dengan hanya menggunakan kaos kaki, tanpa sepatu.

Disitat dari Oddity Central, Rabu (31/5/2017). Awalnya Ibrahim tidak ada niatan sedkitpun untuk mengikuti lomba maraton ini dengan hanya menggunakan kaos kaki.

Sesampaianya di tempat lomba, pria berusia 27 tahun ini sebenarnya sudah siap dengan sepatunya. Namun, Ibrahim menitipkan sepatunya kepada seseorang untuk disimpan sebentar karena dirinya hendak bersiap-siap.

Foto: Oddity Central

Memang hari itu sepertinya bukan hari baik bagi dirinya, sepatu yang ia titipkan tak kunjung ditemukan sampai perlombaan akhirnya dimulai. Ibrahim pun sudah berusaha mengurusnya kepada pihak panitia.

Panitia pun berusaha membantu, bahkan semua orang yang menonton disana ditanyai apakah ada yang bersedia meminjamkan sepatunya kepada Ibrahim. Sayangnya tak ada yang bersedia.

Akhirnya, Ibrahim hanya memiliki dua pilihan. Keluar dari perlombaan atau berlari tanpa sepatu? Dia pun memilih tetap berlari dengan alas kaki seadanya.

“Awalnya agak sulit. Terutama ketika berlari di lintasan aspal. Tapi ketika di jalan setapak, ini cukup membantu dan pada akhirnya saya menyelesaikan sesi maraton ini dengan kaus kaki,” cerita Ibrahim.

Foto: Oddity Central

Pada jarak sekitar 11 kilometer, Ibrahim sudah berada di posisi pertama. Akhirnya ia mampu bertahan sampai garis finis dengan selisih waktu 4 menit dari pelari di belakangnya.

Tak hanya itu, Ibrahim pun mencatat rekor baru dengan menjadi pelari tercepat dengan waktu tempuh 1 jam 13 menit 23 detik.

“Ketika saya berlari, saya lupa kalau saya tidak pakai sepatu. Saya percaya saya hanya perlu berlari dan terus berlari, ” ujarnya. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *