tengkorak
tengkorak (foto: tribunstyle)

Heboh Temuan Tengkorak di Baloi Batam

tengkorak
tengkorak (foto: tribunstyle)

INSPIRADATA. Tengkorak manusia ditemukan di hutan lindung Samping Perumahan Sandona, di dekat area sabung Ayam, Baloi Batam, Selasa (18/04/2017).

Selain tulang belulang, polisi juga menemukan sisa handuk dan tas plastik ‎yang sudah terbakar. Yudi, 35 tahun, warga setempat yang menemukan tengkorak tersebut mengatakan, awalnya ia mencari kayu bakar.

Memang selama ini ia tidak pernah melintas ke lokasi itu dan entah angin apa yang membawa Yudi kesana dan menemukan kerangka manusia itu.

“Awalnya saya mau cari kayu bakar. Kemudian memastikan saluran ‎air di dekat sini. Saat saya pulang ketemu tengkorak,” katanya.

Penasaran dengan hal itu, Yudi mendekati tengkorak tersebut, dan ternyata benar, tengkorak itu adalah tulang belulang manusia.

“Saya kira awalnya itu tulang binatang yang dibakar waktu masih ada sabung ayam di sini. Ternyata tengkorak manusia,” tambahnya.

Melihat tengkorak itu, Yudi lalu kembali ke rumah dan memberitahu tetangganya kalau ada temuan tengkorak.

“Besok paginya saya langsung lapor polisi. Kemarin saya takut laporan karena saya juga baru tinggal disini,” singkatnya.

Seperti dilansir Tribunnews, ‎kondisi tulang belulang tersebut sudah berserak. Lokasi tengkorak dan kerangka lengan ditemukan terpisah sekitar satu meter. Kendati demikian, semua kerangka masih utuh.

Penemuan tengkorak manusia itu persis di samping jalan menuju gelanggang Sabung Ayam. Di sana juga ada aliran air yang biasa digunakan pemain untuk mencuci ayam mereka.

Jarak antara jalan raya menuju tempat mayat ditemukan sekitar 1 km dengan melewati jalan tanah yang dikelilingi semak belukar.
‎Kerangka manusia tersebut sudah dimasukkan ke dalam dus dan dibawa untuk kebutuhan otopsi. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *