Unik, Informatif , Inspiratif

Heran Persib Disanksi ‘Koreo Rohingya’, Umuh: Ini Bentuk Simpati Bukan Politik

0

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku heran dengan sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI terhadap Maung Bandung. “Pemerintah mendukung aksi kemanusiaan terhadap saudara muslim di Rohingya. Sekarang kenapa PSSI tak sejalan,” kata Umuh, Kamis (14/9/17).

Persib mendapatkan sanksi karena dianggap lalai menjaga kreativitas suporter. PSSI menilai bobotoh telah melanggar aturan karena membuat koreografi bertuliskan Save Rohingya pada Sabtu (9/9/17) kala Persib melawan Semen Padang di Stadion Jalak Harupat.

Menurut Umuh, aksi bobotoh yang membentangkan koreografi Save Rohingya bukan bertujuan untuk politik. Umuh menekankan bahwa aksi bobotoh itu murni untuk kemanusiaan. Persib dan bobotoh tak ingin lagi ada penindasan di Rakhine, Myanmar.

Related Posts
1

Akankah Pengungsi Rohingya Selamanya Menjadi Pengungsi?

“Ini adalah bentuk simpati dan empati bobotoh terhadap Rohingya. Ini bukan politik,” ujar Umuh melansir Republika.

Pria yang akrab disapa Pak Haji ini mendukung aksi urunan koin yang digalang oleh berbagai komunitas bobotoh. Ia pun siap membantu jika penggalangan dana masih kurang mencukupi.

Umuh menyarankan kepada bobotoh hasil udunan koin nanti tidak ditukarkan dengan uang kertas. Ia ingin denda Rp 50 juta dibayarkan dalam bentuk receh kepada Komdis PSSI untuk memperlihatkan pertanggungjawaban bobotoh. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.