Foto: Pixabay

10 Hewan yang Bisa Deteksi Bahaya

hewan
hewan (Foto: Pixabay) 

INSPIRADATA. Semua makhluk yang diciptakan mempunyai manfaat dan kelebihan masing-masing. Hewan yang lumrahnya berdekatan dengan manusia mempunyai indra tertentu yang mungkin tak dimiliki manusia. Salah satunya dapat mendeteksi sesuatu yang tak bisa diindra manusia.

Hewan, beberapanya dapat mendeteksi penyakit, bahaya, bencana, dan sebagainya. Seperti Dirangkum oleh TribunTravel.com dari laman Viralthread.com, berikut 10 hewan tak terduga yang ternyata bisa mendeteksi penyakit, bahaya bahkan sampai terjadinya bencana.

1. Tikus bisa mencium bom

Mereka dianggap oleh banyak orang sebagai hama atau hewan pengganggu, tapi tikus rupanya bisa melakukan satu hal yang sangat penting yang tidak bisa kamu lakukan.

Hebatnya mereka bisa dilatih untuk menemukan bom dan ranjau darat yang tersebar di bawah tanah. Bukan itu saja, tikus berpori dari Afrika dapat mendeteksi tuberkulosis dalam air liur manusia lebih efisien daripada beberapa tes laboratorium.

2. Lalat Buah

Penelitian telah menunjukkan, antena lalat buah bisa secara alami mengendus selisih sel kanker dan sel sehat. Umumnya, mereka bisa membedakan strain kanker yang berbeda.
Siapa sangka si sayap emas ini rupanya lebih pintar dari manusia?

3. Kucing

Diungkapkan dalam sebuah penelitian di Jepang pada tahun 2011, kucing kita menjadi kedutan atau ketakutan pada hari-hari menjelang terjadinya gempa.

Tidak ada teori ilmiah yang benar-benar memastikan mengapa atau bagaimana.
Tapi jika kucing tampak sedikit cemas atau bersembunyi, ini mungkin alasan yang sangat terhormat di balik kekhawatiran mereka.

4. Laba-laba

Laba-laba di rumah umunya dapat membantu pengujian toksisitas kimia.

Meskipun anjing pelacak menggantikan tugas mereka untuk saat ini, tampaknya pola jaring laba-laba itu dipengaruhi oleh bahan kimia yang diberikan.
Mengherankan ada hewan lain yang mungkin bisa merasakan kapan sebuah gempa berpotensi terjadi dalam perjalanan.

5. Sapi

Studi di National Tsing Hua University oleh Hiroyuki Yamauchi mencatat bahwa sapi bereaksi dengan cara yang sangat tidak biasa ketika mereka mengetahui ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi. Produksi susu mereka akan berkurang sebelum gempa terjadi.

6. Kenari

Kembali pada zaman di mana burung kenari di dalam kandang digunakan sebagai sistem alarm portabel karena mereka akan terpengaruh oleh gas alam beracun lebih cepat daripada manusia.

Meskipun menggunakan kenari untuk peringatan sangat baik, namun jelas tidak bagus untuk mereka. Bersyukurlah karena teknologi telah menggantikan mereka.

7. Lele

Lele telah lama dikaitkan dengan gempa bumi di legenda Jepang, tapi benarkah benar mereka bisa merasakannya?

Profesor Naoki Yada dari Institut Teknologi Kanagawa memecahkan mitos menjadi kenyataan. Dia mempelajari korelasi antara perilaku ikan lele dengan aktivitas seismik.

8. Semut

Sebuah studi tentang semut oleh Gabriele Berberich dari Universitas Duisburg-Essen di Jerman menunjukkan semut kayu merah dapat bertindak sebagai sistem peringatan dini gempa.

Meski berukuran mungil, ternyata semut sangat pintar.
Diperkirakan mereka bereaksi terhadap perubahan medan elektromagnetik di Bumi dan merasakan emisi karbondioksida sebelum bencana datang.

9. Lebah madu

Penurunan populasi lebah madu membuat kita tahu bahwa lingkungan alam berubah.
Selain itu, serangga hebat ini juga bisa mendeteksi adanya bahan kimia yang sangat kecil, detektor bom dan pemindai kanker.

10. Hiu

Hewan bergigi tajam yang ada di laut ini memiliki indra yang sangat selaras. Mereka dapat merasakan perubahan kecil dalam tekanan yang memungkinkan mereka mendeteksi badai yang akan datang di laut.

Hebatnya mereka juga bisa mendeteksi ikan yang terluka atau sakit akibat getaran yang mereka hasilkan. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *