Unik, Informatif , Inspiratif

Hijrah yang Sepenuhnya

0

KATA hijrah sudah tidak asing di telinga kita. Kata ini sudah banyak didengarkan di sosial media. Mulai dari komunitas, kajian oleh para ustadz, maupun tulisan-tulisan yang berkaitan dengannya. Namun, beberapa dari kita mungkin masih ragu maupun bertanya-tanya akan arti sebenarnya.

Hijrah menurut bahasa ialah berpindah, menjauhi, atau menghindari. Jika dalam konteks hijrahnya Nabi Muhammad SAW, beliau hijrah dari Mekkah menuju Madinah untuk menghindari kekufuran dan menuju keimanan. Maka selain menghindari, hijrah juga bermaksud menuju kebaikan.

BACA JUGA: Ikut Hijrah dari Gaya Dakwah Konvensional ke Milenial

Sehingga hijrah jika dikaitkan dengan zaman sekarang adalah segala upaya untuk berpindah, menjauhi, serta menghindari segala keburukan untuk kemudian menuju ke kebaikan.

Niatkanlah hijrah kita hanya untuk Allah SWT semata sehingga hijrah kita benar-benar meninggalkan keburukan sepenuhnya. Sehingga hijrah ini membawa kebaikan kepada semua. Baik bagi kita maupun lingkungan sekitar kita. Bukan justru membawa ketidak nyamanan bagi yang merasa.

Bukan justru merasa baik dalam segalanya sehingga yang lain dianggap tidak ada apa-apanya. Karena hijrah adalah berpindah dari keburukan kepada kebaikan, bukan berpindah dari satu keburukan kepada keburukan yang lain.

Maka jadikanlah hijrah ini bagi kawan-kawan yang belum sepemahaman, adalah sebuah pelita. Yang memberi petunjuk dalam gelap gulita. Yang senantiasa nyaman ketika berada di dekatnya. Jadikanlah hijrah ini semakin mendatangkan kebaikan-kebaikan lainnya. Bukan menjadikan diri menjadi antipati dan besar kepala. Karena hanya Allah-lah Yang Maha Suci dan Sempurna.

Semoga kita senantiasa diberi hidayah untuk berhijrah. Karena tidak ada kenikmatan terbaik selain hikmah. Semoga dalam berhijrah kita senantiasa diberi rasa istiqomah. Agar hati ini tetap gagah dan tidak goyah. Semoga dengan hijrah kita, dapat memperkokoh ukhuwah. Karena dengan terus berjamaah, hidup ini akan menjadi semakin indah.

BACA JUGA: Saudaraku, Jadi Kapan Mau Hijrah?

Hijrah adalah memperbaiki diri agar menjadi penyabar bukan pencibir, agar menjadi penyapa bukan pencela. -Ustadz Salim A. Fillah. []

SUMBER: TUMBLR INSPIRASI ISLAMI

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline